www.bisnistoday.co.id
Senin , 18 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kembangkan Pasar, Industri Atsiri Indonesia DIhadapkan Sejumlah Tantangan
Ekonomi & Bisnis

Kembangkan Pasar, Industri Atsiri Indonesia DIhadapkan Sejumlah Tantangan

Wamenperin Faisol Riza
WAMENPERIN, Faisol RIza./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday -Kementerian Perindustrian mencatat, sejumlah tantangan pengembangan industri atsiri di Indonesia. Beberapa isu yang menjadi perhatian, di antaranya keberlanjutan dan standarisasi bahan baku, kurangnya diversifikasi produk hilir, kebutuhan peningkatan kompetensi SDM, serta terbatasnya akses pasar global.

Terkait hal tersebut, Kemenperin berjanji akan menggulirkan sejumlah program strategis, antara lain penyusunan roadmap pengembangan industri atsiri nasional, penyusunan database nasional minyak atsiri, dorongan dan fasilitasi indikasi geografis untuk minyak atsiri indonesia, penguatan pusat flavor and fragrance (PFF) di Sumatera Barat dan Bali, serta kompetisi wewangian daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

“Langkah-langkah ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun industri minyak atsiri yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza dalam sambutannya pada penutupan Aromatika Indofest 2025 di Jakarta, akhir pekan.

Wamenperin juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem industri aroma dari hulu ke hilir. Di tingkat hulu, perlunya pendampingan petani, regenerasi penyuling, dan penguatan koperasi harus menjadi prioritas.

Sedangkan di sektor antara dan hilir, lanjut Faisol Riza perlu inovasi teknologi, formula, dan desain agar produk aroma Indonesia mampu bersaing secara global. Selanjutnya, di sektor pemasaran, strategi branding kolektif dan penguatan diplomasi dagang dinilai penting untuk membawa aroma Indonesia ke panggung dunia.

Faisol optimistis, dengan semangat gotong royong, Indonesia dapat menciptakan ekosistem aroma yang inklusif bagi seluruh pelaku, berbasis kearifan lokal dan ilmu pengetahuan, berorientasi ekspor, dan berkelanjutan secara lingkungan dan sosial.

“Saya mengajak seluruh pelaku usaha, akademisi, peneliti, komunitas, serta rekan-rekan media untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan menjalin kemitraan strategis demi memajukan pembangunan industri minyak atsiri dalam negeri,” tuturnya.

Seperti diketahui, Industri minyak atsiri adalah industri yang memproduksi dan mengolah minyak atsiri dari berbagai jenis tanaman, seperti lavender, rose, eucalyptus, dan lain-lain. Minyak atsiri adalah cairan yang dihasilkan dari proses penyulingan atau ekstraksi dari bagian-bagian tanaman, seperti bunga, daun, batang, atau akar.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden Sebut KDKMP Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

NGANJUK, Bisnistoday - Presiden Prabowo meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Merah Putih (KDKMP)...

Ekonomi & Bisnis

Kemenkop Dorong Akses Pasar Koperasi Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Importir Korea

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam kegiatan Smart Factory INNOBIZ Korea di COEX, Seoul,...

Pameran SIAL Interfood
Ekonomi & Bisnis

SIAL Interfood Berperan Bangun Jejaring Pelaku Industri Makanan Global

JAKARTA, Bisnistoday -SIAL, jaringan inovasi pangan terkemuka di dunia bakal menggelar SIAL...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Segera Launching Operasional KDKMP

BOJONEGORO, Bisnistoday — Pemerintah merencanakan segera melaunching sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...