www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Fahri Hamzah : Kasus Gagal Ginjal Akut Harus Ditangani Tuntas
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah : Kasus Gagal Ginjal Akut Harus Ditangani Tuntas

GELORA TALKS : Wakil Ketua Umum, Partai Gelora Indonesia (Gelora) dalam Gelora Talks bertajuk : Gagal Ginjal Akut Mengkhawatirkan Negeri, Bisakah Dihentikan? Secara daring di Jakarta, Rabu (26/10).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah diminta lebih serius menangani kasus gagal ginjal akut yang sekarang sudah merenggut hingga 130-an jiwa anak. Perlunya sistem yang kuat untuk menangkal datangnya penyakit guna melindungi segenap bangsa. 

“Negara ini responya aneh, tiba-tiba Presiden panggil pengawas, polisi dan produsen, terus menyatakan delik pidana. Nah, negara itu harus tahu pembagian tugas dan wewenangnya. BPOM tak boleh lepas tangan,” tegas Wakil Ketua Umum, Partai Gelora Indonesia (Gelora) dalam Gelora Talks  bertajuk : Gagal Ginjal Akut Mengkhawatirkan Negeri, Bisakah Dihentikan? Secara daring di Jakarta, Rabu (26/10). 

Fahri Hamzah mengatakan, tujuan bernegara yakni melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Seharusnya, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap peristiwa gagal ginjal akut kepada anak. 

Ia mengutarakan, Pemerintah seharusnya instropeksi diri dari 1.000-an kematian para petugas KPPU, 135 orang dari tragedi Kanjuruhan, serta sekarang ini baru hangatnya peristiwa gagal ginjal akut merebak dan sudah sekitar 130-an anak yang meninggal. Ini masih dugaan akibat obat sirup yang selama ini sudah tidak ada persoalan dikonsumsi. 

Begitupun, Fahri berpendapat, didalam kaitan berbagai kasus di negeri, bahwa pemerintah gemar menyalahkan rakyatnya, bukan dirinya sendiri. “Pemainya siapa, usahanya, harus diperiksa dulu, negara harus instropeksi dulu salahkan dirinya sendiri, jangan salahkan saja rakyat,” cetusnya.  

Kejadian Serupa

Sejatinya, menurut Fahri, pemerintah juga harus mawas diri dan berkaca terhadap pandemic covid 19. Pemerintah harus mampu membentuk sistem terpadu untuk menangkal kejadian serupa. Dengan begitu, sudah ada sistem yang menjaga dan melidungi bangsa dan seluruh tumpah darah. 

Menurut Fahri, sedikitnya ada tiga hal yang harus diperhatikan, yakni mesti dipersiapkan sistem yang kuat dengan menyisir seluruh regulasi. Termasuk didalamnya, mengapa terjadi kebobolan sistem kesehatan masyarakat. 

Selain itu, kedua, yakni bangun institusi bekerja dengan benar. Negara diberikan tugas oleh rakyatnya untuk melindungi. “Jangan sampai bisnisnya dikedepankan, seperti saat pandemic perusahaan untung berkali lipat, sedangkan rakyat jadi korban. Saya rasa motif baik harus pada negara,” tegasnya. 

Tidak kalah penting, lanjut Fahri, adalah menjaga profesionalitas di seluruh sektor pemerintah. Jangan sampai menggadaikan kredibilitas dan profesionalisme demi mengejar keuntungan pribadi atau kelompok. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Wamenaker Minta Mahasiswa Bangun Kompetensi, Tak Sekadar Kejar IPK

MAGELANG, Bisnistoday.co.id — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa tidak...

KAPAL Tenggelam
Nasional

Pencarian ABK Hilang Terus Digencarkan Pasca tenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

TUBAN, Bisnistoday.co.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyampaikan  laporan terkait...

Nasional

Alun-alun Bandung Bakal Ditata Jadi Kawasan Sejarah Terpadu

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai merancang penataan Alun-alun Bandung...

Sekjen APKLI MP
Nasional

Sekjend Apkli Saiful Chaniago Optimis Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Lewat Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Sekretaris Jenderal DPP APKLI Merah Putih, Saiful Chaniago, menyatakan...