www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek dan UNICEF Luncurkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kemendikbudristek dan UNICEF Luncurkan Modul Remaja Sehat Jiwa Raga

PELUNCURAN MODUL : Pelaksana tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt. Dirjen GTK), Nunuk Suryani saat peluncuran modul remaja sehat jiwa raga, secara daring di Jakarta, Selasa (1/11).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek bersama UNICEF, meluncurkan Modul Guru Belajar dan Berbagi Seri Remaja Sehat Jiwa dan Raga untuk guru SMP, SMA, dan SMK. Modul ini hadir untuk menjawab beragam permasalahan kompleks yang terjadi di kalangan remaja terkait dengan isu pubertas, gizi, kebersihan, kesehatan, dan keamanan berinternet dan interaksi sosial. 

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Plt. Dirjen GTK), Nunuk Suryani mengungkapkan, permasalahan kesehatan remaja dapat mempengaruhi mereka dalam menjalankan proses pembelajaran. Sehingga penting bagi remaja untuk mengetahui isu-isu seputar kesehatan termasuk persoalan reproduksi, pubertas, gizi, dan isu lainnya. 

“Sekolah dan tenaga kependidikan berperan penting untuk mengatasi  dan menginformasikan seputar permasalahan kesehatan dan gizi bagi remaja. Penting untuk membekali tenaga pendidikan dengan pengetahuan dan metode untuk mendorong peserta didik untuk mengetahui perilaku sehat dengan berprikir kritis untuk mengetahui mana yang baik dan tidak baik untuk tubuh dan hidup mereka,” terang Nunuk dalam keteranganya di Jakarta, kemarin.

Nunuk menjelaskan bahwa Modul Pendidikan Keterampilan Hidup ini adalah bentuk dukungan dalam mendorong pendidik dan peserta didik untuk mengambil keputusan tepat dalam hidup mereka. Sementara itu, modul Gizi Remaja berisi informasi bagaimana tenaga pendidikan dapat mendorong peserta didik dalam menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dengan cara yang menyenangkan sehingga peserta didik dapat tumbuh sehat dan berprestasi di sekolah. 

“Dalam modul ini, tenaga pendidik akan diajarkan cara menumbuhkan karakter positif bagi peserta didik, seperti akhlak mulia, toleransi, kolaborasi, berbagi, menghasilkan gagasan orisinil, dan lain-lain. Modul ini sekaligus diharapkan mampu menjawab tantangan dalam pemerataan pendidikan,” kata Nunuk lebih lanjut. 

Menurut Dirjen Nunuk, gizi pada remaja memainkan peran penting dalam siklus kehidupan manusia. untuk itulah intervensi gizi harus dimulai sedini mungkin. Namun, kehidupan remaja tidak hanya berpusat pada gizi saja, tantangan yang dihadapi remaja saat ini dapat berupa pergaulan, kesehatan fisik, kesehatan jiwa, kasus pernikahan dini, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, modul ini hadir sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab guru dalam meningkatkan kualitas hidup remaja Indonesia.

Modul Pendidikan Keterampilan Hidup

Chief of Nutrition UNICEF Indonesia, Jee Hyun Rah, mengatakan modul ini khususnya mengenai Pendidikan Keterampilan Hidup (PKH), hadir dan disesuaikan untuk mendukung pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila sebagaimana tujuan dari konsep besar Merdeka Belajar. 

“PKH telah sering dipromosikan oleh UNICEF Indonesia untuk membekali remaja dengan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola risiko dan mengambil keputusan berdasarkan informasi mengenai hidup mereka,” kata Jee.

Jee juga mengungkapkan bahwa program ini mendukung remaja dan orang muda dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi. “Melalui modul ini remaja dan orang muda juga akan memperoleh pengetahuan dan informasi yang komprehensif mengenai topik-topik penting tentang higiene, kesetaraan gender, keamanan berinternet, dan perundungan,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

AYIMUN Presents Taruna Nusantara MUN Jadi Wadah 301 Pelajar Belajar Diplomasi

MAGELANG, Bisnistoday.co.id- Sebanyak 301 pelajar dari 31 provinsi di Indonesia mengikuti AYIMUN...

Chairman of the Tsinghua University Council, Prof. Qiu Yong. (dok:Ist)
ASEANHumaniora

Tsinghua SEA Menjadi Titik Temu Kolaborasi Riset dan Inovasi Global

JAKARTA, Bisnistoday. co.id – Dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan, Tsinghua Southeast Asia...

Mendikdasmen
Humaniora

Mendikdasmen: Keteladanan Guru Menjadi Kunci Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Menghargai teman yang berbeda keyakinan, saling mendengarkan, dan bekerja sama...

Humaniora

Revitalisasi 61 Satuan Pendidikan di Kebumen, Bangun Lingkungan Belajar Berkualitas

KEBUMEN, Bisnistoday.co.id– Anak-anak membutuhkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung...