www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Wait and See, IHSG Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Wait and See, IHSG Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Rabu (31/05) ditutup melemah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (30/01) ditutup melemah 26,50 poin ke posisi 6.872,4. Sementara indeks LQ45 turun 4,30 poin ke posisi 946,43.

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, pelemahan IHSG hari ini selain minim sentimen positif, investor cenderung wait and see, dan bersiap untuk keputusan suku bunga utama dari bank sentral utama pada minggu ini dengan ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis laporan inflasi dalam negeri Januari 2023 pada Rabu (1/1).

Konsensus memperkirakan Inflasi Januari akan melambat ke level 5,4 persen year on year (yoy), dibandingkan sebelumnya 5,5 persen yoy pada Desember 2022.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) diperkirakan akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin pada Kamis (2/1) dini hari.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor properti paling tinggi yaitu 2,18 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer naik masing-masing 0,25 persen dan 0,04 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,38 persen, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor infrastuktur masing-masing minus 0,99 persen dan minus 0,87 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KBLM, AMIN, TAYS, NICS, dan WIRG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TMPO, GIAA, CBRE, BSBK, dan RAJA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.115.466 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,93 miliar lembar saham senilai Rp9,79 triliun. Sebanyak 202 saham naik, 315 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 50,80 poin atau 0,19 persen ke 27.433,7, indeks Hang Seng turun 619,17 poin atau 2,73 persen ke 22.069,7, indeks Shanghai naik 4,51 poin atau 0,14 persen ke 3.269,3, dan indeks Strait Times turun 17,67 poin atau 0,52 persen ke 3.376,5./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...