www.bisnistoday.co.id
Minggu , 18 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat DWP Kemenkop Gelar Sosialisasi Perkoperasian di Cirebon
Ekonomi Rakyat

DWP Kemenkop Gelar Sosialisasi Perkoperasian di Cirebon

Social Media

CIREBON, Bisnistoday – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar kegiatan Sosialisasi Perkoperasian dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir di Kota Cirebon. Tujuannya, agar lebih banyak lagi pelaku UKM yang berkoperasi dan lebih banyak lagi koperasi yang bisa mengakses pembiayaan dari LPDB.

“Kita harus meyakini bahwa semua masalah pelaku UKM akan bisa diselesaikan lewat koperasi. Misalnya, terkait permodalan, kualitas produksi, hingga pemasaran,” kata Penasehat DWP Kemenkop Dina Budi Arie Setiadi (istri Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi), pada acara sosialisasi di Kota Cirebon, Kamis (23/01).

Di depan puluhan pelaku UKM yang rata-rata sudah menjadi anggota koperasi, Dina Budi Arie kembali menegaskan akan banyaknya manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh sebagai anggota koperasi. “Kita bisa saling membantu dan kongkrit menerapkan ekonomi kerakyatan,” kata Penasehat DWP Kemenkop.

Dina Budi Arie berharap kegiatan seperti ini bisa meningkatkan jumlah anggota koperasi, khususnya dari kalangan pelaku usaha. “Selain itu, pelaku usaha juga bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya melalui koperasi,” ucap Dina Budi Arie.

Dukung Program Kemenkop

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB Oetje Koesoema Prasetia menjelaskan bahwa gelaran kegiatan sosialisasi dan Bimtek dari LPDB bersama Kemenkop merupakan bentuk dukungan terhadap program-program Kemenkop.

“Kalau koperasi sudah bagus dari sisi tata kelola keuangan, manajemen, dan lainnya, akan mendapatkan pembiayaan dari LPDB. Itu mindset yang harus dibangun di kalangan koperasi,” kata Oetje.

Baca juga:Wamenkop Ajak Koperasi Jasa TC Investama Sukseskan Program Strategis Kemenkop

Dalam Bimtek, lanjut Oetje, akan dipaparkan terkait tata kelola koperasi, bila bagus maka pemerintah akan memberi semacam reward, yaitu akses pembiayaan LPDB dengan bunga murah.

Di samping itu, Oetje mengatakan bahwa LPDB juga memiliki program inkubator khusus koperasi, yang sudah bergulir sejak 2023. “Mindsetnya, kalau bisa masuk program LPDB tersebut, berarti inkubator koperasinya bagus. Karena, kita memang menerapkan syarat dan ketentuan yang sangat ketat,” ucap Oetje.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Cirebon Iing Daiman menyebutkan bahwa pihaknya kini sudah memiliki MALL UKM yang dikelola koperasi. “MALL UKM itu singkatan dari Melayani Anda Lewat Layanan UKM,” kata Iing.

Di dalam MALL UKM tersebut, berisikan produk-produk khas dari pelaku UKM dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Pangandaran, dan lainnya. “Jadi, MALL ini intinya berfungsi untuk memberdayakan produk-produk dari pelaku UKM,” terang Sekda Kota Cirebon./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

ILO dan Kemenko
Ekonomi Rakyat

ILO, OJK dan Kemenko Perekonomian Lanjutkan Program Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pekerja Lewat Program Promise to Impact Fase Tiga

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menggelar acara "Celebrating Achievement, Strengthening...

Ali Mahsun
Ekonomi Rakyat

Ketum APKLI MP : Dasco Berperan Besar Jembatani Aspirasi Pedagang Kecil

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Umum Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, Dan Pedagang Kaki...

Ekonomi Rakyat

INACRAFT 2026 : Rangkai Tradisi, Teknologi, dan Inovasi Dalam Satu Pameran

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) kembali menghadirkan...

Ekonomi Rakyat

Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama anak perusahaannya,...