www.bisnistoday.co.id
Kamis , 15 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Presiden Prabowo dan PM Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Presiden Prabowo dan PM Jepang Perkuat Kerja Sama Strategis

PM Jepang
PERDANA Menteri Jepang, Sanae Takaichi, bersama Presiden RI, Prabowo Subianto./
Social Media

TOKYO, Bisnistoday – Dalam rangkain kunjungan ke Jepang, Presiden RI Prabowo Subianto menemui Perdana Menteri Jepang, Yang Mulia Sanae Takaichi. Pertemuan kedua pemimpin tersebut pada Selasa (31/3), menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis guna mendukung kepentingan nasional masing-masing negara.

Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, kedua negara sebagai sahabat dekat juga menegaskan komitmen untuk terus berperan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kawasan dan berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia dalam laporan @Prabowo.

Tekait pertemua bilateral ini, Prof. Didik J Rachbini, Ph.D, Ekonom Indef, Rektor Universitas Paramadina sebelumnya mengharapkan terjadinya hubungan bilateral secara komplementer. Kerja sama dengan Jepang membuka peluang bagi Indonesia untuk tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga pemain aktif dalam industri bernilai tambah tinggi. Tanpa langkah strategis, Indonesia berisiko terjebak dalam posisi sebagai eksportir komoditas semata.

Menurut Didik, tantangan utama bukan terletak pada diplomasi itu sendiri, melainkan pada tindak lanjut pasca-kunjungan. Kerap kali, agenda internasional berakhir tanpa implementasi yang terukur di dalam negeri. Padahal, keberhasilan diplomasi ekonomi sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan, kesiapan industri domestik, serta keberanian melakukan reformasi struktural.

Dengan demikian, kunjungan Presiden ke Jepang seharusnya dipandang sebagai titik awal, bukan tujuan akhir. Indonesia membutuhkan strategi industrialisasi yang terintegrasi dengan mitra yang tepat, dan Jepang merupakan salah satu kandidat paling rasional dalam konteks tersebut.

“Jika dimanfaatkan secara optimal, hubungan ini tidak hanya memperkuat neraca perdagangan, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi nasional menuju industri berteknologi tinggi.”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Panen Sawit
Ekonomi & Bisnis

Industri Sawit Masuki Keseimbangan Baru, IPOSS: Produksi Hanya Tumbuh 1,86%

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Industri sawit Indonesia memasuki babak perubahan. Untuk pertama kalinya,...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Temui GAPMMI dan IISIA, Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji penyediaan bahan baku yang kompetitif...

Toko Emas
Ekonomi & Bisnis

Harga Referensi Emas Periode Oktober 2026 Kembali Turun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan...

Pembukaan TEI 2026
HEADLINE NEWS

TEI 2026 : Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk Nasional

KAB. TANGERANG, Bisnistoday.co.id– Pameran dagang internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo...