JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan lembaga negara dalam upacara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10). Pelantikan tersebut mencakup pergantian jabatan strategis di lingkungan TNI, Kementerian Pertahanan, serta sejumlah badan pemerintah.
Salah satu perubahan penting adalah pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Tandyo menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang selanjutnya dipercaya menduduki jabatan Wakil Panglima TNI. Sebelumnya, Tandyo menjabat sebagai Wakil Panglima TNI.
Di bidang pertahanan, Prabowo melantik Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Yusuf mendapat penugasan di bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi, sedangkan Richard menangani bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan.
Pergantian juga berlangsung di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Presiden mengangkat Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Sebelum mendapatkan penugasan tersebut, Kristomei menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten.
Sementara itu, untuk memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove, Prabowo melantik Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), didampingi Mayjen TNI Sriyanto sebagai wakil kepala badan tersebut.
Satyawan sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Kementerian Kehutanan. Ia juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan gambut dan mangrove melalui keterlibatannya di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.
Di sektor pertanian, Presiden melantik Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kehadirannya di jajaran pimpinan Kementerian Pertanian diharapkan memperkuat dukungan keahlian akademik dan pengembangan teknologi pertanian dalam pelaksanaan program pemerintah.
Pelantikan Alim didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 42 M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029. Adapun pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BPGMN merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 43 M Tahun 2026.//



















![Polisi antihuru-hara berhadapan dengan siswa SMA saat unjuk rasa di Paris [Yves Herman/Reuters]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/10/Pelajar-prancis-680x533.jpg)



















