www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home EKONOMI Pembangunan Embung di Bantul Yogyakarta Rampung
EKONOMISektor Riil

Pembangunan Embung di Bantul Yogyakarta Rampung

KONSTRUKSI EMBUNG : Kementerian PUPR menyelesaikan pembangunan sejumlah embung di Bantul, Yogyakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Sebagai upaya meningkatkan tampungan air dan mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan lima embung di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), salah satunya Embung Mu’allimin. 

Embung ini lokasinya berdekatan dengan Rusun Mu’allimin yang dihuni oleh 320 santri/siswa dalam satu kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Mu’allimin yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada (10/9/2021) silam.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyediaan sarana dan prasarana air untuk ketahanan air dan kedaulatan pangan. “Di beberapa daerah masih terdapat masyarakat yang masih kesulitan memperoleh air bersih. Realitas seperti ini menjadi perhatian Kementerian PUPR agar selalu berupaya menyediakan infrastruktur salah satunya melalui pembangunan embung,” kata Menteri Basuki, melalui keterangannya di Jakarta, Senin (15/8).

Sementara, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, pada saat peresmian Rusun Mu’allimin, embung masih dalam tahap pekerjaan. 

“Kini Embung Mu’allimin dengan volume 1.200 m3 telah selesai untuk mengairi sawah 10 ha di sekitarnya, menjadi ruang publik sekaligus mempercantik kawasan Masjid di Ponpes Mu’allimin,” kata Endra. 

Konservasi dan Pengedali Banjir

Embung Mu’allimin di Kabupaten Bantul dibangun dengan biaya Rp6,1 miliar dengan kapasitas tampung 1.200 m3 dan luas genangan 0,0578 ha. Manfaat utamanya adalah untuk konservasi air, pengendalian banjir dan pengairan irigasi seluas 10 ha, serta potensi destinasi wisata baru.

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air yang sangat sesuai di daerah yang sering mengalami kekeringan. Embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, yaitu menyimpan air pada saat musim penghujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan. Selain itu, embung juga berfungsi untuk menngisi kembali air tanah sebagai upaya konservasi sumber daya air.

Khusni Arum salah seorang pengunjung Embung Mu’allimin dalam channel youtube nya mengatakan, embung yang menyatu dengan kawasan Ponpes Mu’allimin sangat bermanfaat untuk para santri dan pengunjung untuk menikmati suasana sore di sekitar masjid. 

“MasyaAllah luas, ada embungnya juga di sana, anak-anak ada yang duduk menikmati sore, ada yang murajaah menghafal Al-Quran, ada yang mengobrol. Area embung juga dilengkapi pos pantau di dekatnya, jadi insyaAllah aman anak-anak yang ada di sini,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...

Dirut KAI
EKONOMI

Dirut KAI Fokus Optimalkan Area Pertumbuhan Ekonomi Wilayah TOD

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal lebih fokus pengembangan...

EKONOMI

Kota Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan, Bandara Husein Jadi Penguat Konektivitas

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 23-24...

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...