www.bisnistoday.co.id
Kamis , 22 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Gelorakan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Seni dan Budaya
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kemendikbudristek Gelorakan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Seni dan Budaya

PARA PENARI Bali tengah menari tradisional Bali, belum lama ini./
Social Media

MAGELANG, Bisnistoday – Indonesia  menyerukan dunia untuk saling bergotong royong mempraktikkan hidup berkelanjutan, serta mengakselerasi pemberdayaan dan perkembangan ekonomi berbasis seni dan budaya. Hal ini akan disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim saat Pertemuan Tingkat Menteri bidang Kebudayaan Forum G20 nanti. 

“Sektor seni dan budaya juga turut terdampak pandemi. Karenanya, kami terus menyuarakan pentingnya realisasi Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya  (Global Arts and Culture Recovery Fund/GACRF) yang diinisiasi Presidensi Indonesia Harapannya, pembahasan dana global ini dapat dilanjutkan India sebagai pemangku Presidensi G20 berikutnya,” jelas Menteri Nadiem.

Kemendikbudristek menggelar pertemuan terakhir Pejabat Tinggi (Senior Official Meeting/SoM) G20 dan dilanjutkan dengan Pertemuan Tingkat Menteri bidang Kebudayaan (Culture Ministers’ Meeting/CMM) sebagai puncaknya di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 11-14 September mendatang.

Selain mengadakan  pertemuan para pemimpin bidang kebudayaan, Kemendikbudristek akan mengajak para delegasi dan masyarakat umum dalam berbagai perhelatan budaya di Kawasan Candi Borobudur dan desa-desa di sekitarnya. Kegiatan tersebut meliputi antara lain Ruwatan Bumi, yakni sebuah pagelaran ritus masal yang bertujuan untuk memulihkan dunia. 

Selain Ruwatan Bumi, akan diselenggarakan juga Indonesia Bertutur, G20 Orkestra Borobudur, Kirab Budaya, Rapat Raksasa, dan beragam kegiatan budaya lain yang melibatkan  lebih dari 2.500 seniman, pelaku budaya, dan masyarakat dari Indonesia dan negara sahabat.

Nilai-Nilai Budaya

Melalui rangkaian perhelatan budaya ini, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek selaku Koordinator Pertemuan Tingkat Menteri Kebudayaan G20, Hilmar Farid berharap, “Para delegasi dapat mengambil inspirasi dari praktik-praktik hidup berkelanjutan yang menjadi tradisi di Indonesia dan menjadikannya sebagai jawaban atas tantangan-tantangan global seperti ekonomi dan lingkungan.” 

Melalui Presidensi G20 tahun ini, Kemendikbudristek memimpin pembahasan lima agenda prioritas bidang kebudayaan, yakni pertama, peran budaya sebagai pembuka kemungkinan dan pendorong pembangunan berkelanjutan. Kedua, manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan dari kebijakan berbasis budaya. 

Selain itu, ketiga adalah upaya untuk menjaga budaya sebagai kepentingan bersama dan memperkuat perlawanan terhadap perdagangan gelap kekayaan budaya. Keempat, pentingnya perluasan dan pemerataan akses terhadap produk budaya dan manfaat ekonomi budaya, serta kelima yakni mobilisasi sumber daya internasional untuk pemulihan berkelanjutan melalui inisiasi Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bahasa Daerah
Humaniora

Kongres Bahasa Daerah 2026 Perkuat Kebijakan dan Praktik Pelindungan Bahasa Daerah

JAYAPURA, Bisnistoday.co.id-  Kongres Bahasa Daerah 2026 di Jayapura menyoroti pentingnya penguatan kebijakan...

Pemilihan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Bikin PWI Lampung Kian Solid

LAMPUNG, Bisnistoday.co.id - Kontestasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung memasuki babak penting....

Pelatihan Bencana
Humaniora

Kemendikdasmen Bekali Guru untuk Tanggap Bencana dari Mitigasi hingga Pemulihan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Internasional Pengurangan Risiko Bencana, Kementerian...

Acara Dialog Budaya Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Mawar Budaya di Universitas Pakuan, Bogor pada Sabtu (17/10/2026). Foto: Zahwah Alya Annisa.
Humaniora

Upaya Merawat Kebudayaan di tengah Perubahan Zaman

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Keberagaman tradisi, bahasa, adat istiadat, seni, hingga kearifan lokal...