www.bisnistoday.co.id
Selasa , 21 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Gelorakan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Seni dan Budaya
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kemendikbudristek Gelorakan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Seni dan Budaya

PARA PENARI Bali tengah menari tradisional Bali, belum lama ini./
Social Media

MAGELANG, Bisnistoday – Indonesia  menyerukan dunia untuk saling bergotong royong mempraktikkan hidup berkelanjutan, serta mengakselerasi pemberdayaan dan perkembangan ekonomi berbasis seni dan budaya. Hal ini akan disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim saat Pertemuan Tingkat Menteri bidang Kebudayaan Forum G20 nanti. 

“Sektor seni dan budaya juga turut terdampak pandemi. Karenanya, kami terus menyuarakan pentingnya realisasi Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya  (Global Arts and Culture Recovery Fund/GACRF) yang diinisiasi Presidensi Indonesia Harapannya, pembahasan dana global ini dapat dilanjutkan India sebagai pemangku Presidensi G20 berikutnya,” jelas Menteri Nadiem.

Kemendikbudristek menggelar pertemuan terakhir Pejabat Tinggi (Senior Official Meeting/SoM) G20 dan dilanjutkan dengan Pertemuan Tingkat Menteri bidang Kebudayaan (Culture Ministers’ Meeting/CMM) sebagai puncaknya di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada 11-14 September mendatang.

Selain mengadakan  pertemuan para pemimpin bidang kebudayaan, Kemendikbudristek akan mengajak para delegasi dan masyarakat umum dalam berbagai perhelatan budaya di Kawasan Candi Borobudur dan desa-desa di sekitarnya. Kegiatan tersebut meliputi antara lain Ruwatan Bumi, yakni sebuah pagelaran ritus masal yang bertujuan untuk memulihkan dunia. 

Selain Ruwatan Bumi, akan diselenggarakan juga Indonesia Bertutur, G20 Orkestra Borobudur, Kirab Budaya, Rapat Raksasa, dan beragam kegiatan budaya lain yang melibatkan  lebih dari 2.500 seniman, pelaku budaya, dan masyarakat dari Indonesia dan negara sahabat.

Nilai-Nilai Budaya

Melalui rangkaian perhelatan budaya ini, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek selaku Koordinator Pertemuan Tingkat Menteri Kebudayaan G20, Hilmar Farid berharap, “Para delegasi dapat mengambil inspirasi dari praktik-praktik hidup berkelanjutan yang menjadi tradisi di Indonesia dan menjadikannya sebagai jawaban atas tantangan-tantangan global seperti ekonomi dan lingkungan.” 

Melalui Presidensi G20 tahun ini, Kemendikbudristek memimpin pembahasan lima agenda prioritas bidang kebudayaan, yakni pertama, peran budaya sebagai pembuka kemungkinan dan pendorong pembangunan berkelanjutan. Kedua, manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan dari kebijakan berbasis budaya. 

Selain itu, ketiga adalah upaya untuk menjaga budaya sebagai kepentingan bersama dan memperkuat perlawanan terhadap perdagangan gelap kekayaan budaya. Keempat, pentingnya perluasan dan pemerataan akses terhadap produk budaya dan manfaat ekonomi budaya, serta kelima yakni mobilisasi sumber daya internasional untuk pemulihan berkelanjutan melalui inisiasi Dana Global untuk Pemulihan Seni dan Budaya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisuda UPI
Humaniora

Rektor UPI Wisuda 999 Lulusan, Tekankan Integritas dan Semangat Mengabdi

BANDUNG, Bisnistoday -  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Wisuda Gelombang III Tahun...

Mendikdasmen
Humaniora

Sekolah Nasional Terintegrasi Untuk Percepat Pemerataan Pendidikan Bermutu

JAKARTA, Bisnistoday - Guna memperluas akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, pemerintah...

Mendikdasmen
Humaniora

Menteri Abdul Mu’ti Siap Menyediakan Sekolah Nasional Terintegrasi

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menyiapkan Sekolah Nasional Terintegrasi...

Menteri PU
Humaniora

Menteri Dody : Sekolah Rakyat Untuk Memuliakan Peserta Didik dari Kalangan Pra Sejahtera

SEMARANG, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah...