www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa BEI Targetkan Tambah 70 Emiten pada 2023
BursaBURSA & KORPORASI

BEI Targetkan Tambah 70 Emiten pada 2023

RUPSLB BEI: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI Tahun 2022 menunjuk Direktur Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Arisandhi Indrodwisatio sebagai komisaris perseroan yang baru
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan tambah 70 emiten baru pada 2023. Hal ini seiring dengan animo perusahaan untuk mencatatkan saham di lantai bursa yang masih tinggi.

Pada tahun ini, sebanyak 44 perusahaan telah melakukan pendatatan perdana saham di BEI dari target sebanyak 55 perusahaan. “Tinggal 11 perusahaan lagi untuk tahun ini, tapi pipeline-nya ada 45 perusahaan. Artinya kalau untuk menyeberang tahun depan, sudah ada 30 perusahaan yang akan antre pada 2023. Jadi, kita cukup optimistis perusahaan yang akan tercatat mencapai 70 perusahaan. Sebanyak 70 ini tidak semua saham, ada beberapa obligasi,” kata  Direktur Utama BEI, Iman Rachman dalam jumpa pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI 2022 di Jakarta, Rabu (26/10).

Ia mengatakan, target pencatatan efek baru pada 2023 terdiri atas pencatatan efek saham, obligasi korporasi baru, dan pencatatan efek lainnya meliputi exchange traded fund (ETF), dana investasi real estate (DIRE), dan efek beragun aset (EBA).

Iman menyampaikan, pada 2023 bursa juga menargetkan rata-rata nilai transaksi harian atau RNTH mencapai Rp14,75 triliun, lebih tinggi dibandingkan Rp13,75 triliun. “Artinya, kita lihat ada peningkatan Rp1 triliun per hari dari trading-nya. Kami cukup optimistis pada 2023 akan naik,” tambahnya.

Secara year to date (ytd), lanjut Iman, rata-rata niliai tansaksi harian (RNTH) di bursa mencapai Rp15,1 triliun. RNTH tersebut terutama disumbang oleh transaksi pada semester pertama, sedangkan pada semester kedua tahun ini RNTH hanya mencapai Rp11 triliun hingga Rp12 triliun.

“Kami cukup optimistis, tapi cautious, dalam arti berusaha untuk konservatif. Kami BEI cukup optimistis dengan kondisi perekonomian 2023 mendatang,” ujar Iman.

Iman menyampaikan, target-target BEI tersebut akan dicapai melalui berbagai kegiatan untuk perusahaan tercatat dan calon perusahaan tercatat yang saat ini dilakukan melalui kombinasi penyelenggaraan sosialisasi, one-on-one meeting, serta workshop.

Mayoritas kegiatan tersebut sudah rutin dilaksanakan secara virtual melalui media daring. BEI juga akan terus menerus secara aktif menarik perusahaan tercatat baru dari sektor new economy, start-up, dan renewable energy.

BEI juga secara berkesinambungan mendukung pengembangan sekaligus kepatuhan anggota bursa dan partisipan, yang diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi, pertemuan rutin, dukungan jasa informasi, serta dukungan teknis dalam pengembangan sistem dan layanan kebursaan.

Tidak hanya itu, BEI juga terus berupaya melakukan pengembangan pasar untuk meningkatkan jumlah dan aktivitas investor pasar modal. Hal ini dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat atau calon investor sekaligus investor secara efektif serta berkesinambungan yang dilakukan secara hybrid (online dan offline).

“Kegiatan tersebut antara lain adalah Sekolah Pasar Modal (SPM), Capital Market Summit & Expo (CMSE), public expose live, edukasi bersama dengan berbagai institusi, hingga fokus sosialisasi produk – produk kebursaan, khususnya produk waran terstruktur yang kami lihat mendapatkan respon positif dari pelaku pasar,” ujar Iman.

Komisaris BaruSementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI Tahun 2022 menunjuk Direktur Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Arisandhi Indrodwisatio sebagai komisaris perseroan yang baru.

“RUPSLB dihadiri oleh 94 pemegang saham atau 100 persen dari jumlah pemegang saham pemilik hak suara. Secara aklamasi, pemegang saham menyetujui RKAT 2023 BEI dan pengangkatan Arisandhi Indrodwisatio sebagai komisaris perseroan dengan masa jabatan yang merupakan sisa masa jabatan dari anggota dewan komisaris perseroan yang digantikannya yaitu masa bakti 2020-2024,” kata Sekretaris BEI, Yulianto Aji Sadono. Arisandhi mengawali karirnya di industri pasar modal sejak 2000 di PT Adhikarsa Sentra Sekuritas. Pada 2002 ia bergabung dengan PT eTrading Securities dengan jabatan terakhir sebagai direktur hingga perusahaan berganti nama menjadi PT KDB Daewoo Sekuritas Indonesia, dan kemudian menjadi PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Dengan demikian,susunan Anggota Dewan Komisaris BEI antara lain John A Prasetio sebagai komisaris utama, M Noor Rachman sebagai komisaris, Karman Pamurahardjo sebagai komisaris, Pandu Patria Sjahrir sebagai komisaris, dan Arisandhi Indrodwisatio sebagai komisaris./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...