www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home GLOBAL ASEAN Indonesia Tuntaskan Kesepakatan Perlindungan dan Kompetensi Pekerja
ASEANGLOBAL

Indonesia Tuntaskan Kesepakatan Perlindungan dan Kompetensi Pekerja

KERJA SAMA KETENAGAKERJAAN : Sekretaris Jenderal Kemnaker RI (Sekjen Kemnaker RI), Anwar Sanusi, saat menghadiri Pertemuan Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN (Senior Labour Officials Meeting / SLOM) di Filipina, Rabu (26/10).
Social Media

MANILA, Bisnistoday – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menyelesaikan dua proyek untuk melindungi tenaga kerja perempuan dan meningkatkan kompetensi pekerja. 

“Proyek tersebut merupakan bagian dari Kelompok Kerja Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan di ASEAN”, kata Sekretaris Jenderal Kemnaker RI (Sekjen Kemnaker RI), Anwar Sanusi, saat menghadiri Pertemuan Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN (Senior Labour Officials Meeting / SLOM) di Filipina, Rabu (26/10).

Anwar Sanusi menambahkan, dua lokakarya telah diselesaikan oleh Indonesia, yaitu lokakarya regional ASEAN tentang peningkatan peran dan perlindungan tenaga kerja perempuan dalam pemulihan ekonomi selama masa pandemi COVID-19. 

Selain itu, Indonesia bersama Kelompok Kerja Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN juga melakukan penguatan sistem dan penjaminan mutu serta sertifikasi kompetensi. Menurutnya, hal itu akan bermanfaat sebagai dasar penguatan kompetensi pekerja. 

“Di samping dua kegiatan yang sudah dilaksanakan di Indonesia, kami bersama Filipina dan Vietnam juga sedang merencanakan kegiatan yang bertujuan untuk menguatkan sistem informasi pasar kerja di negara-negara anggota ASEAN”, imbuh Anwar Sanusi. 

Sementara itu, lanjut Sekjen Kemanker, Indonesia bersama Malaysia telah merencanakan lokakarya tripartit untuk berbagi informasi tentang langkah-langkah guna melindungi pekerjaan dan mengurangi pengangguran di sektor yang paling terkena dampak COVID-19. 

“Bersama Filipina, Indonesia juga sedang merencanakan pengembangan strategi dan kegiatan regional untuk meningkatkan kompetisi bagi tenaga kerja di negara-negara anggota ASEAN”, imbuh Sanusi Anwar. 

Kerja Sama Bilateral

Sekjen Kemnaker menambahkan, Indonesia dan Filipina juga sedang melakukan penjajakan kemungkinan harmonisasi standar kurikulum untuk instruktur pendidikan dan pelatihan vokasi, uji kompetensi, dan sertifikasi profesi.   

Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di negara-negara anggotanya, ASEAN memiliki 31 proyek, di mana 6 proyek sudah selesai dilaksanakan, 5 proyek sedang berjalan, dan 20 proyek masih dalam tahap perencanaan.  

SLOM ke-18 dihadiri oleh pejabat tingkat senior bidang ketenagakerjaan ASEAN yang berasal dari negara Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Viet Nam./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Chairman of the Tsinghua University Council, Prof. Qiu Yong. (dok:Ist)
ASEANHumaniora

Tsinghua SEA Menjadi Titik Temu Kolaborasi Riset dan Inovasi Global

JAKARTA, Bisnistoday. co.id – Dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan, Tsinghua Southeast Asia...

Tokoh feminis Gloria Steinem (dokRichard Saker/The Observer)
GLOBAL

Aktivis Perempuan dan HAM, Gloria Steinem Tutup Usia

JAKARTA, Bisnistoday - Tokoh feminis yang juga seorang mantan jurnalis, Gloria Steinem,...

Petugas berusaha mencari korban banjir di Nepal. (cnsphoto/Reuters)
GLOBAL

Ribuan Korban Banjir di Nepal Belum Ditemukan

JAKARTA, Bisnistoday - Sejak banjir bandang melanda lembah-lembah Himalaya di Nepal dan...

Selat Hormuz (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
GLOBAL

AS-Iran Saling Serang, Ketegangan di Selat Hormuz Kembali Meningkat

JAKARTA, Bisnistoday - Pasukan Amerika Serikat menyerang peluncur tudal Milik Iran di...