www.bisnistoday.co.id
Minggu , 3 Mei 2026
Home GLOBAL ASEAN Indonesia Tuntaskan Kesepakatan Perlindungan dan Kompetensi Pekerja
ASEANGLOBAL

Indonesia Tuntaskan Kesepakatan Perlindungan dan Kompetensi Pekerja

KERJA SAMA KETENAGAKERJAAN : Sekretaris Jenderal Kemnaker RI (Sekjen Kemnaker RI), Anwar Sanusi, saat menghadiri Pertemuan Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN (Senior Labour Officials Meeting / SLOM) di Filipina, Rabu (26/10).
Social Media

MANILA, Bisnistoday – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah menyelesaikan dua proyek untuk melindungi tenaga kerja perempuan dan meningkatkan kompetensi pekerja. 

“Proyek tersebut merupakan bagian dari Kelompok Kerja Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan di ASEAN”, kata Sekretaris Jenderal Kemnaker RI (Sekjen Kemnaker RI), Anwar Sanusi, saat menghadiri Pertemuan Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN (Senior Labour Officials Meeting / SLOM) di Filipina, Rabu (26/10).

Anwar Sanusi menambahkan, dua lokakarya telah diselesaikan oleh Indonesia, yaitu lokakarya regional ASEAN tentang peningkatan peran dan perlindungan tenaga kerja perempuan dalam pemulihan ekonomi selama masa pandemi COVID-19. 

Selain itu, Indonesia bersama Kelompok Kerja Pejabat Tingkat Senior Bidang Ketenagakerjaan ASEAN juga melakukan penguatan sistem dan penjaminan mutu serta sertifikasi kompetensi. Menurutnya, hal itu akan bermanfaat sebagai dasar penguatan kompetensi pekerja. 

“Di samping dua kegiatan yang sudah dilaksanakan di Indonesia, kami bersama Filipina dan Vietnam juga sedang merencanakan kegiatan yang bertujuan untuk menguatkan sistem informasi pasar kerja di negara-negara anggota ASEAN”, imbuh Anwar Sanusi. 

Sementara itu, lanjut Sekjen Kemanker, Indonesia bersama Malaysia telah merencanakan lokakarya tripartit untuk berbagi informasi tentang langkah-langkah guna melindungi pekerjaan dan mengurangi pengangguran di sektor yang paling terkena dampak COVID-19. 

“Bersama Filipina, Indonesia juga sedang merencanakan pengembangan strategi dan kegiatan regional untuk meningkatkan kompetisi bagi tenaga kerja di negara-negara anggota ASEAN”, imbuh Sanusi Anwar. 

Kerja Sama Bilateral

Sekjen Kemnaker menambahkan, Indonesia dan Filipina juga sedang melakukan penjajakan kemungkinan harmonisasi standar kurikulum untuk instruktur pendidikan dan pelatihan vokasi, uji kompetensi, dan sertifikasi profesi.   

Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di negara-negara anggotanya, ASEAN memiliki 31 proyek, di mana 6 proyek sudah selesai dilaksanakan, 5 proyek sedang berjalan, dan 20 proyek masih dalam tahap perencanaan.  

SLOM ke-18 dihadiri oleh pejabat tingkat senior bidang ketenagakerjaan ASEAN yang berasal dari negara Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Viet Nam./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Bangunan Bergaya Romawi di Jerman (unsplash/hongbin)
GLOBALHumaniora

Peneliti Ungkap Pola Migrasi Pasca Jatuhnya Romawi

JAKARTA, Bisnistoday - Joachim Burger dari Universitas Johannes Gutenberg Mainz dan rekan-rekannya...

Kilang Minyak (Ilustrasi/Umsplash/maksym kaharlytsky)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

UEA Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya pada Harga Minyak?

JAKARTA, Bisnistoday - Konflik di Timur Tengah telah berdampak pada organisasi negara-negara...

Jurnalis di Gaza (dok: RSF)
GLOBALKawasan Global

RSF Kecam Penculikan Tiga Jurnalis yang Dilakukan Tentara Israel

JAKARTA, Bisnistoday - Reporters Without Borders (RSF) mengecam Israel karena "menculik" tiga...

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
GLOBAL

Blokade di Selat Hormuz Ganggu Distribusi Bantuan Kemanusiaan

JAKARTA, Bisnistoday - Perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran...