www.bisnistoday.co.id
Kamis , 29 Oktober 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health GSK dan Kemenkes Bersinergi Cegah Penyakit Melalui Inovasi Kesehatan
Sport & Health

GSK dan Kemenkes Bersinergi Cegah Penyakit Melalui Inovasi Kesehatan

GSK Farmasi
Manish Munot, General Manager & Presiden Direktur GSK Indonesia./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Data riset PT. Glaxo Wellcome Indonesia (GSK) menyatakan bahwa Indonesia dengan populasi lebih dari 279 juta jiwa, memiliki tantangan kesehatan besar terkait prevalensi penyakit menular dan tidak menular. Penyakit menular menyumbang 21% angka kematian, sementara 73% disebabkan oleh penyakit tidak menular.

GSK menyatakan pembiayaan pengobatan penyakit harus dinilai sebagai investasi kesehatan melalui pencegahan, diagnosis, dan pengobatan dini, yang dapat memperbaiki sistem kesehatan dan mengurangi biaya perawatan di masa depan.

Manish Munot, General Manager & Presiden Direktur GSK Indonesia, mengutarakan, GSK memberikan solusi kesehatan lebih dari 2,5 miliar pasien di seluruh dunia. “Kontribusi terbaik yang dapat GSK berikan dalam mencegah dan mengubah perjalanan penyakit adalah melalui inovasi,” tutur Manish, di Jakarta, Selasa (24/12).

“Itulah mengapa di GSK, kami mengembangkan portofolio vaksin terluas di industri untuk membantu melindungi semua tahapan kehidupan, mulai dari anak-anak hingga usia lanjut,” tambahnya.

Manish mengatakan GSK telah berinovasi produk setiap 6 bulan sepanjang 2024 untuk memperluas akses terhadap obat-obatan dan vaksin inovatif bagi pasien, termasuk pengobatan untuk PPOK dan Asma, percepatan ketersediaan vaksin inovatif untuk pencegahan penyakit menular pada semua usia

“Harapannya, masyarakat Indonesia dapat memiliki akses yang setara terhadap inovasi seperti di negara maju untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik dan dapat menua dengan sehat.”

Seperti diketahui, bahwa seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan yang membuat lansia lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi salah satu upaya penting untuk melindungi mereka dari penyakit yang dapat dicegah, seperti infeksi pernafasan bawah oleh Respiratory Syncytial Virus(RSV-LRTD), penyakit cacar api atau dikenal dengan Shingles/Herpes Zoster, dan Influenza.

Dalam rangkaian acara Kongres Dunia tentang Kesehatan Paru (World Lung Congress) di Bali, GSK Indonesia, GSK Global Health, dan Kementerian Kesehatan membahas potensi kemitraan dan kolaborasi dalam memperluas akses dan inovasi layanan kesehatan di Indonesia.

Selain vaksinasi, GSK juga mendukung pencegahan terhadap perburukan penyakit melalui terapi inovatif seperti pengobatan untuk pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan Asma, yang diharapkan dapat menekan angka rawat inap dan mengurangi biaya ekonomi akibat komplikasi penyakit pernapasan tersebut./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sport & Health

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Lahirkan Atlet Berjenjang dari Daerah hingga Nasional 

Jakarta, Bisnistoday.co.id - Pengembangan atlet esports membutuhkan proses pembinaan yang terarah dan...

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19. (dok: Humas PP PBVSI)
Sport & Health

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PP PBVSI bakal menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli...

Sport & Health

Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C Hadir dengan Antioksidan Lebih Kuat

Jakarta, Bisnistoday.co.id – Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C...

Noni Madueke mencetak gol kemenangan untuk Arsenal di City Ground [AFP]
Sport & Health

Menang Tipis atas Forest, Arsenal terus Bayangi Manchester City

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Gol di menit-menit akhir dari Noni Madueke memastikan kemenangan...