www.bisnistoday.co.id
Kamis , 22 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Digitalisasi Pembelajaran, Presiden Prabowo Apresiasi Rumah Pendidikan
Humaniora

Digitalisasi Pembelajaran, Presiden Prabowo Apresiasi Rumah Pendidikan

Digitalisasi Pembelajaran
ANAK Murid tengah belajar melalui sistem digitalisasi pembelajaran sekolah, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah di sektor pendidikan, salah satunya melalui aplikasi Rumah Pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas akses terhadap sumber belajar digital bagi guru maupun murid di seluruh Indonesia.

“Bahwa kita punya apps yang dilaksanakan oleh Menteri Dikdasmen, Rumah Pendidikan, portal terintegrasi dengan Interactive Flat Panel yang kita bagikan telah digunakan oleh lebih dari 6,9 juta pengguna. Menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu ratusan ribu guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” ujar Presiden Prabowo saat Rapat Kabinet Paripurna, di Instana Negara, baru-baru ini.

Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia baru saja menerima penghargaan tertinggi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui International Telecommunication Union (ITU) dalam kategori e-Government. Capaian ini menjadi salah satu bentuk pengakuan internasional terhadap berbagai upaya digitalisasi digital yang dilakukan pemerintah.

Penguatan ekosistem pembelajaran digital tersebut juga didukung melalui penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi di satuan pendidikan. Pemerintah sebelumnya telah mendistribusikan satu unit Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) ke setiap sekolah dan pada tahun ini akan melanjutkan program tersebut dengan penambahan tiga unit IFP di setiap sekolah.

“Kita sudah membagi Interactive Flat Panel, layar pintar di seluruh sekolah Indonesia, satu per sekolah tahun lalu sudah kita bagikan. Tahun ini kita akan tambah tiga plus per sekolah. Saya harapkan di akhir 2026 akan sudah tersampaikan, terkirim kurang lebih tambahan 700 ribu panel pintar atau smart digital panel di seluruh sekolah Indonesia, akhir Desember 2026 atau semester pertama 2027,” kata Presiden.

Melalui aplikasi Rumah Pendidikan yang didukung penyediaan perangkat pembelajaran digital di sekolah, pemerintah berharap transformasi pembelajaran dapat semakin merata. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta memperluas kesempatan belajar yang berkualitas.

Sebagai informasi, Rumah Pendidikan menorehkan sejarah baru bagi Indonesia, untuk pertama kalinya, melalui penantian 14 tahun menjadi Winner (Juara Pertama) WSIS Prizes 2026 kategori e-Government pada ajang yang diselenggarakan oleh ITU-PBB./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bahasa Daerah
Humaniora

Kongres Bahasa Daerah 2026 Perkuat Kebijakan dan Praktik Pelindungan Bahasa Daerah

JAYAPURA, Bisnistoday.co.id-  Kongres Bahasa Daerah 2026 di Jayapura menyoroti pentingnya penguatan kebijakan...

Pelatihan Bencana
Humaniora

Kemendikdasmen Bekali Guru untuk Tanggap Bencana dari Mitigasi hingga Pemulihan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Internasional Pengurangan Risiko Bencana, Kementerian...

Acara Dialog Budaya Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Mawar Budaya di Universitas Pakuan, Bogor pada Sabtu (17/10/2026). Foto: Zahwah Alya Annisa.
Humaniora

Upaya Merawat Kebudayaan di tengah Perubahan Zaman

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Keberagaman tradisi, bahasa, adat istiadat, seni, hingga kearifan lokal...

Nungki
Humaniora

Rendahnya Kesejahteraan Guru Kesenian Berpotensi Menghambat Keberlanjutan Ekstrakurikuler Seni Tari di Sekolah Paket SKB

JAKARTA, Bisnistoday – Tingginya antusiasme peserta didik dalam ekstrakurikuler seni tari di...