www.bisnistoday.co.id
Minggu , 11 Oktober 2026
Home EKONOMI BUMDes dan Desa Wisata Ujung Tombak Pemulihan Ekonomi Nasional
EKONOMISektor Riil

BUMDes dan Desa Wisata Ujung Tombak Pemulihan Ekonomi Nasional

UJUNG TOMBAK PEMULIHAN EKONOMI: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, Bank Umum Milik Desa (BUMDes) dan desa wisata menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Bank Umum Milik Desa (BUMDes) dan desa wisata menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, semua pihak diminta untuk bersama-sama menggerakkan BUMDes dan Desa Wisata, termasuk berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam jumpa pers secara daring di Jakarta, Selasa (12/7). “Kita terus bersinergi untuk desa wisata, membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan memajukan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar.

Ia mengatakan desa wisata telah menjadi salah satu atensi pemerintah dalam percepatan pembangunan desa. Pemerintah, dalam hal ini Kemendes PDTT dan Kemenparekaf telah berbagi proporsi dalam pembinaan dan pengawasan desa wisata.

“Kalau Kemendes fokus pada desa wisata yang dikelola oleh BUMDdes maupun BUMDes Bersama, sedangkan Kemenparekaf semuanya, termasuk yang dikelola BUMDes dan BUMDesma,” papar Gus Halim, demikian ia biasa disapa.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan bahwa desa wisata telah menjadi tren pariwisata dunia. Pengalaman liburan autentik di tengah lingkungan yang santai dan sehat semakin memantik kunjungan banyak wisatawan.

Oleh karena itu, lanjut dia, Kemendes PDTT dan Kemenparekaf terus memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan desa wisata di Indonesia.

Dalam seminar dan pelatihan revitalisasi desa wisata berbasis heritage dan ekowisata di Ubud, Bali, ia meminta pemerintah desa untuk memprioritaskan pengembangan potensi dan keunikan desa agar ekonomi desa bangkit.

“Setiap desa harus memiliki ciri khas tertentu sehingga pariwisata yang dikembangkan bisa bersifat terus menerus dan tidak bisa ditiru,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan mengembangkan potensi dan keunikan desa maka pembangunan bisa dimanfaatkan jangka panjang, bersifat terus-menerus, dan menjadi ciri khas yang tidak hanya mengikuti tren.

Ia menambahkan sektor wisata menjadi salah satu bidang yang banyak dipilih dalam membangun desa dengan beberapa hal yang menjanjikan, salah satunya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, lanjut dia, dalam pengembangan desa wisata dibutuhkan fondasi yang kuat dan banyak inovasi untuk terus membuat menarik./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Pimpin Satgas Implementasi Perpres Ojol

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Klarifikasi Soal Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi memberikan klarifikasi rencana pelibatan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Hubungkan Startup Indonesia ke Pendanaan Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Rencanakan Pertemuan dengan Seluruh Pengurus KDKMP, Bahas Tiga Agenda

TAPANULI UTARA, Bisnistoday—Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan merencanakan untuk segera melakukan pertemuan...