www.bisnistoday.co.id
Senin , 19 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Dorong Daya Saing di Pasar Global, Nestlé Perkuat Kolaborasi dengan Kemendag RI
Ekonomi & Bisnis

Dorong Daya Saing di Pasar Global, Nestlé Perkuat Kolaborasi dengan Kemendag RI

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Sampaikan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha dalam Mendukung Peningkatan Ekspor Nasional
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday.co.id – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Nestlé Indonesia terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan ekspor nasional, memperluas akses pasar internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mendorong peningkatan ekspor produk olahan serta bahan baku berkualitas dari Indonesia ke pasar internasional. Penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan seremoni pelepasan ekspor produk olahan kopi yang diproduksi di Indonesia, dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 15 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso mengapresiasi kontribusi Nestlé Indonesia dalam mengembangkan produk lokal berstandar internasional. Menurutnya, kondisi tersebut turut mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani kopi, serta peternak sapi melalui kegiatan usaha dan rantai pasok perusahaan.

“Nestlé Indonesia telah membantu produk-produk lokal kita untuk berkembang dan mampu memenuhi standar internasional. Investasi yang sudah berjalan ini sangat membantu UMKM, peternak, dan para petani kopi kita.” ujar Budi di Tangerang, baru-baru ini.

Selama lebih dari 55 tahun beroperasi di Indonesia, Nestlé Indonesia secara konsisten mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui berbagai investasi jangka panjang, mulai dari pengembangan industri manufaktur berstandar global di empat provinsi hingga pemberdayaan rantai pasok lokal dalam bentuk pembinaan petani kopi dan peternakan susu sapi rakyat. Melalui upaya ini, perusahaan turut menciptakan nilai tambah dan peluang ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menghubungkan produk serta komoditas Indonesia dengan jaringan pasar global.

Saat ini, Nestlé Indonesia mengekspor lebih dari 70 jenis produk ke lebih dari 30 negara, antara lain Filipina, Bangladesh, Australia, serta negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pada kesempatan ini dilakukan seremoni pelepasan ekspor Nescafe Ready-to-Drink (RTD) dengan tujuan Australia.

Kegiatan ekspor ini mencerminkan peran Indonesia sebagai basis manufaktur yang kompetitif dan terintegrasi dalam jaringan global Nestlé. Selain itu, Nestlé Indonesia juga turut berkontribusi dalam membuka akses yang lebih luas bagi komoditas Indonesia ke pasar global melalui program pembinaan petani kopi, hal ini sekaligus menciptakan nilai tambah bagi petani, pemasok lokal, dan perekonomian nasional.

Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia Georgios Badaro mengatakan, penandatanganan MoU dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan seremoni pelepasan ekspor ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperkuat daya saing sektor manufaktur Indonesia.

“Melalui penandatanganan MoU dan seremoni pelepasan ekspor dalam rangkaian TEI 2026, Nestlé Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapabilitas manufaktur dan rantai pasok lokal, menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa potensi Indonesia semakin dekat dengan pasar global sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuh Georgios./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

SELMA Lippo Icon Gajah Mada, Destinasi Baru Berburu Isi Rumah 

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SELMA, penyedia isi rumah di bawah naungan Kawan Lama...

Menteri Sarmuji
Ekonomi & Bisnis

Menperin Sarmuji: Rusia Tawarkan Kerja Sama Kapal Ikan dan IT

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Rusia menawarkan kerja sama di bidang kapal penangkap ikan dan...

Panen Sawit
Ekonomi & Bisnis

Industri Sawit Masuki Keseimbangan Baru, IPOSS: Produksi Hanya Tumbuh 1,86%

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Industri sawit Indonesia memasuki babak perubahan. Untuk pertama kalinya,...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Temui GAPMMI dan IISIA, Menperin Sarmuji Siapkan Solusi Bahan Baku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji penyediaan bahan baku yang kompetitif...