www.bisnistoday.co.id
Rabu , 14 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Hingga Oktober 2022 Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp190,9 Triliun
BursaBURSA & KORPORASI

Hingga Oktober 2022 Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp190,9 Triliun

PENGHIMPUNAN DANA DI PASAR MODAL: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mengatakan Penghimpunan dana di pasar modal Indonesia hingga 25 Oktober 2022 mencapai Rp190,9 triliun
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Penghimpunan dana di pasar modal Indonesia hingga 25 Oktober 2022 mencapai Rp190,9 triliun. Sementara tambahan emiten baru mencapai 45 perusahaan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar mengatakan hal tersebut dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala IV  Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) 2022 di Jakarta, Kamis (3/11).

OJK mencatat kinerja pasar saham mampu menguat 7,09 persen year to date (ytd) ke level 7.048,38 per 25 Oktober 2022 dan termasuk salah satu bursa saham dengan kinerja terbaik di kawasan.

Hal ini ditunjang dengan net buy nonresiden di pasar saham senilai Rp77,22 triliun secara year to date di tengah volatilitas pasar keuangan global.

Namun demikian, perlu dicermati bahwa tekanan terhadap pasar keuangan global juga sudah mulai berdampak pada pasar saham domestik.

“Hal ini tercermin dari penguatan terbatas pasar saham domestik yang hanya sebesar 0,10 persen (mtd) yang juga diikuti oleh penurunan nilai dan frekuensi transaksi,” katanya.

Lebih lanjut Mahendra menyampaikan stabilitas sistem keuangan dan kinerja sektor jasa keuangan relatif terjaga dengan intermediasi lembaga jasa keuangan yang tumbuh sejalan dengan kinerja perekonomian nasional.

“Kredit perbankan pada kuartal III tahun 2022 tumbuh sebesar 11 persen (yoy) per September 2022, terutama didorong oleh jenis kredit modal kerja yang tumbuh sebesar 12,26 persen (yoy) dan pertumbuhan kredit debitur korporasi sebesar 12,97 persen (yoy),” katanya.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 6,77 persen (yoy) didorong giro dan tabungan yang tumbuh masing-masing sebesar 13,52% (yoy) dan 10,05 persen (yoy).

Sejalan dengan kinerja intermediasi perbankan, penyaluran pembiayaan melanjutkan tren positif, yakni tumbuh 10,68 persen (yoy) per September 2022 didukung pembiayaan terutama modal kerja dan investasi yang tumbuh masing-masing sebesar 27,1 persen (yoy) dan 21,7 persen (yoy).

Adapun NPL gross perbankan per September 2022 terpantau turun menjadi sebesar 2,78 persen, sementara rasio NPF perusahaan pembiayaan turun ke level 2,58 persen.

“Di sisi lain, likuiditas perbankan memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) di level 121,62 persen dan Alat Likuid/DPK di level 27,35 persen pada September 2022,” ucapnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...