BANDUNG, Bisnistoday – Karyawan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui Majelis Taqlim XLSMART (MTXLSMART) menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat prasejahtera di Jawa Barat pada 25–26 Oktober 2025. Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian program “XLSMART Berbagi” yang melibatkan kolaborasi karyawan dan manajemen.
Bekerja sama dengan LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), penyaluran dilaksanakan di tiga titik, yakni XLC Bandung, XLC Sumedang, dan XLC Garut.
Total 2.300 kg beras disalurkan kepada 230 penerima manfaat, meliputi pekerja berpenghasilan rendah, yatim dan dhuafa, serta janda yang termasuk dalam asnaf penerima zakat. MTXLSMART berkontribusi 1.600 kg, sementara program “XLSMART Berbagi” menyediakan 700 kg.
Distribusi dilakukan kepada 100 penerima di Bandung, serta masing-masing 65 penerima di Sumedang dan Garut. Kegiatan turut dihadiri manajemen XLSMART, jajaran LAZNAS IZI, perwakilan MTXLSMART, serta tokoh masyarakat setempat untuk memastikan proses yang transparan dan tepat sasaran.
Chief Enterprise Business Solutions XLSMART sekaligus Ketua Umum MTXLSMART, Feby Sallyanto, mengatakan bahwa upaya ini menjadi wujud kepedulian karyawan dalam memperkuat solidaritas sosial.
“Kami bergerak secara gotong royong agar zakat, infak, dan sedekah tersalurkan kepada penerima yang berhak dengan amanah dan terukur. Ini menjadi bentuk dukungan bagi warga di sekitar XL Center di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujar Feby, dalam keterangannya, Kamis (27/11).
Group Head Central Region XLSMART, Arif Farhan Budiyanto, menambahkan bahwa beras dipilih karena dampaknya yang paling cepat dirasakan.“Beras adalah kebutuhan paling mendasar. Bantuan ini kami prioritaskan bagi warga dhuafa di sekitar XL Center yang selama ini turut menopang roda layanan di lingkungan kami,”jelasnya.
LAZNAS IZI mengapresiasi ketepatan pendataan penerima manfaat yang dilakukan bersama MTXLSMART. Validasi asnaf dilakukan secara detail untuk memastikan bantuan menjangkau warga fakir, miskin, pekerja harian, yatim, dhuafa, dan janda tanpa tumpang tindih.
Bagi para penerima, khususnya satpam, petugas kebersihan, sopir, teknisi, hingga keluarga yatim dan dhuafa, bantuan beras ini memberikan penghematan signifikan dalam pengeluaran rumah tangga. Penyaluran di tiga kota berlangsung tertib dengan pendampingan petugas dan relawan./(E1-Dinni)






































