JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (4/8) kembali melemah ke posisi Rp14.033 per dolar AS dibanding posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp14.912 per dolar AS. Pelemahan dipicu pernyataan hawkish pejabat bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Analis DCFX Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah kali ini lebih ke faktor eksternal. USD masih menguat dari statement hawkish The Fed beberapa waktu lalu.
Beberapa waktu lalu, muncul pernyataan yang dipandang cenderung hawkish dari trio pejabat The Federal Reserve.
Presiden Fed, St Louis James Bullard mengatakan bahwa masih ada jalan untuk mencapai kebijakan moneter yang lebih ketat. Dia mengatakan bahwa masih ingin suku bunga mencapai 3,75 persen hingga 4 persen pada tahun ini.
Selain Bullard, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari dan Presiden Fed Richmond Thomas B.arkins juga bergabung dengan pesan yang cenderung hawkish. “Tensi China-AS juga ikut memberikan sentimen negatif pada rupiah,” ujar Lukman seperti dikutif Antara
Kunjungan berisiko Ketua DPR AS, Nancy Pelosi ke Taiwan diawasi ketat oleh Beijing. Pelosi pada Rabu (3/8) bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen di Taipei, di mana dia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kerja sama ekonomi dengan wilayah tersebut.
Dari domestik, lanjut Lukman, pelaku pasar dinilai sebaiknya mengantisipasi data cadangan devisa dan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2022 Indonesia pada Jumat (5/9) besok.
“Terutamanya apabila pertumbuhan ekonomi tahunan masih berhasil bertahan di atas 5 persen, hal ini akan menahan rupiah dari penurunan lebih lanjut. Namun tentunya pasar masih menantikan data tenaga kerja AS Non Farm Payroll malamnya,” kata Lukman.
Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.904 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.900 per dolar AS hingga Rp14.939 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.929 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.917 per dolar AS./

















![Polisi antihuru-hara berhadapan dengan siswa SMA saat unjuk rasa di Paris [Yves Herman/Reuters]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/10/Pelajar-prancis-680x533.jpg)























