www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Tunggu Data Inflasi AS, Rupiah Masih Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Tunggu Data Inflasi AS, Rupiah Masih Melemah

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada Jumat (10/3) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (13/10) ditutup melemah 5 poin ke posisi Rp15.361 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp15.357 per dolar AS. Pelaku pasar masih menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) malam ini.

“Pelaku pasar saat ini masih menantikan rilis data Consumer Price Index (CPI) AS,” kata Analis Monex Investindo Furures, Faisyal dalam kajiannya Kamis (13/10).

Fokus pasar pada hari ini akan tertuju ke rilis data CPI AS yang dijadwalkan pukul 19:30 WIB. Data tersebut dinilai dapat mempengaruhi kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), pada masa depan.

Data harga produsen AS (PPI) menunjukkan peningkatan lebih dari yang diharapkan pada September. Indeks harga produsen untuk permintaan akhir rebound 0,4 persen, di atas perkiraan kenaikan 0,2 persen. Dalam 12 bulan hingga September, PPI meningkat 8,5 persen setelah naik 8,7 persen pada Agustus.

Sementara itu hasil notula rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis semalam dipandang kurang hawkish.

Pasar mencerna hasil notula FOMC yang menunjukkan meskipun para pembuat kebijakan sepakat bahwa mereka perlu untuk melakukan kebijakan yang lebih ketat dan mempertahankan untuk beberapa waktu ke depan.

Namun ada beberapa anggota yang mengatakan penting untuk mengukur ulang laju pengetatan kebijakan lebih lanjut untuk mengendalikan risiko dampak negatif yang signifikan terhadap prospek ekonomi.

Di sisi lain ada kekhawatiran akan ketegangan geopolitik setelah AS berencana untuk memberlakukan larangan impor aluminium Rusia.

Pemerintahan Joe Biden saat ini sedang mempertimbangkan penghentian impor aluminium Rusia sebagai tanggapan atas eskalasi militer Rusia di Ukraina.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp15.353 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.341 per dolar AS hingga Rp15.367 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menguat ke posisi Rp15.357 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.373 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...