JAKARTA, Bisnistoday- Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (28/6) ditutup melemah 34 poin keposisi Rp14.831 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp14.797 per dolar AS. Pelaku pasar menanti rilis data inflasi Juni 2022.
Analis CDFX Futures, Lukman Leong dalam kejiannya menyebutkan, pada perdagangan kali ini, Selasa (28/6) pelaku pasar cenderung khawatir dan mengantisipasi data inflasi yang direncanakan di rilis pada Jumat nanti dan diperkirakan akan tembus 4 persen dan akan memberikan tekanan kepada Bank Indonesia (BI) untuk menaikan tingkat suku bunga acuannya.
Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,4 persen pada Mei 2022. Dengan terjadinya inflasi pada Mei, maka inflasi tahun kalender Mei 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 2,56 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Mei 2022 terhadap Mei 2021 sebesar 3,55 persen.
Inflasi pada Mei 2022 yang sebesar 3,55 persen (yoy) merupakan yang tertinggi sejak Desember 2017 sebesar 3,61 persen (yoy). “Dari sisi eksternal, sentimen pasar yang on and off tidak mendukung rupiah,” ujar Lukman.
Taruhan kenaikan suku bunga yang agresif telah mendorong dolar dengan indeks naik ke level tertinggi hampir dua dekade di 105,79 awal bulan ini.
Tetapi dengan beberapa indikator data frekuensi tinggi yang menunjukkan momentum ekonomi mulai mendingin dan penurunan harga-harga komoditas yang lebih luas, investor menjadi berhati-hati.
Sementara itu, euro didukung oleh ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan segera menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.
Rupiah pada Selasa pagi dibuka melemah ke posisi Rp14.828 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.803 per dolar AS hingga Rp14.846 per dolar AS.
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa melemah ke posisi Rp14.837 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.802 per dolar AS./

















![Polisi antihuru-hara berhadapan dengan siswa SMA saat unjuk rasa di Paris [Yves Herman/Reuters]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/10/Pelajar-prancis-680x533.jpg)























