www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home EKONOMI Pemerintah Akan Lakukan Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi
EKONOMI

Pemerintah Akan Lakukan Revitalisasi Koperasi Berbasis Sektor Produksi

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam acara Dialog Interaktif Menteri Koperasi dan UKM dengan Pengurus Koperasi, Asosiasi dan Pelaku UMKM Provinsi Riau, Pekanbaru, Riau, Sabtu (27/11).
Social Media

PEKANBARU, Bisnistodaye- Pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi yang memiliki komoditas unggulan. Hal ini dilakukan agar koperasi dapat menjadi besar dan unggul baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Saya ditugaskan Bapak Presiden untuk melakukan revitalisasi koperasi. Kita ingin fokus untuk membangun koperasi sektor produksi, baik itu yang misalnya berbasis komoditas, perkebunan atau sektor kelautan termasuk memproduksi alat pertanian dan alat kesehatan,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam acara Dialog Interaktif Menteri Koperasi dan UKM dengan Pengurus Koperasi, Asosiasi dan Pelaku UMKM Provinsi Riau, Pekanbaru, Riau, Sabtu (27/11).

Teten menambahkan, revitalisasi koperasi berbasis sektor produksi dilakukan karena saat ini Indonesia masih mengandalkan impor untuk berbagai produk yang sebetulnya dapat diproduksi di dalam negeri. Mulai dari alat kesehatan, alat pertanian, jagung, beras, kedelai, daging dan lainnya saat ini masih sangat mengandalkan impor.

Menurutnya, hal itu terjadi karena berbagai produk unggulan di Indonesia masih dilakukan oleh perorangan. Dengan memproduksi produk secara perorangan, menurutnya produk unggulan di Indonesia menjadi tidak efisien.

“Kenapa koperasi perlu diperkuat? Karena misalnya di sektor pertanian itu kepemilikan lahan dibawah setengah herktare, tidak mungkin kita bisa membangun korporat tani seperti di negara maju Austria, New Zealand, Amerika mereka ribuan hektare satu kebun. Kita nggak mungkin pertahankan sistem kecil ini karena nggak produktif dan kurang efisien. Ini yang kita revitalisasi lewat koperasi,” ujar Teten.

Teten menegaskan, Indonesia harus membangun konsolidasi koperasi besar yang masuk dalam skala bisnis. Beberapa contoh yang dapat dijadikan motivasi untuk membangun koperasi besar ialah New Zealand yang memiliki koperasi susu terbesar di dunia dan juga Australia yang memiliki koperasi gandum terbesar didunia.

“Jadi kebijakan kami adalah mendorong pelaku usaha untuk bergabung di koperasi seperti di luar negeri. Ini awalnya mereka juga kecil, tapi jadi besar. Koperasi kita yang besar itu hanya KSP (Koperasi Simpan Pinjam), tapi koperasi produksi itu masih kurang,” tuturnya.

Teten menekankan, saat ini di seluruh dunia tengah mencari keunggulan domestik untuk dikembangkan dan diperdagangkan. Ini menjadi peluang bagi Indonesia karena Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan mampu dikembangkan menjadi produk unggulan yang mendunia.

Oleh karena itu, menurutnya koperasi jangan lagi hanya fokus dalam wilayah sendiri, tapi harus mengembangkan diri memasuki industri manufaktur berbasis bahan baku.

SDA Unggul

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau, Asrizal menuturkan bahwa Provinsi Riau memiliki sumber daya alam unggulan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Kita punya kebun kelapa sawit sebesar 4,2 juta hektare, kebun karet, kebun kelapa, kebun sagu dan lainnya. Ini potensi yang besar. Kita juga punya ikan patin, udang vaname dan masih banyak lainnya yang jadi komoditas unggulan dan bisa dikembangkan ke depan,” pungkas Asrizal./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan
EKONOMI

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnostoday.co.id— PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) meraih dua penghargaan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Pertanian Didorong Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan ASEAN

YOGYAKARTA, Bisnistoday.co.id—Koperasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian...