www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home GLOBAL Pokja G20 Sepakati Isu Prioritas Ketenagakerjaan
GLOBALKawasan Global

Pokja G20 Sepakati Isu Prioritas Ketenagakerjaan

SEKJEN KEMNAKER, Anwar Sanusi saat pertemuan Pokja G20 di India.
Social Media

INDIA, Bisnistoday – Pertemuan Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan (EWG) G20 Keempat Presidensi India, sepakat bahas kesenjangan keterampilan global, perlindungan bagi pekerja dalam ekonomi gig dan platform, serta pembiayaan berkelanjutan untuk perlindungan sosial merupakan isu-isu penting yang perlu diatasi dalam EWG G20.

Anwar Sanusi selaku Wakil Ketua EWG G20 Keempat Presidensi India, mengatakan dengan mengeksplorasi topik-topik ini secara mendalam, kita telah berusaha mengembangkan strategi dan kebijakan yang dapat mendorong perubahan positif dan mendorong praktik ketenagakerjaan inklusif dan berkelanjutan.

“Upaya kolektif kita telah berfokus pada penyelesaian draf deklarasi para Menteri Tenaga Kerja dan Perburuhan, serta dokumen keluaran untuk mengatasi isu-isu kritis ketenagakerjaan global, ”  ujar Anwar Sanusi

Selaku Ketua Delegasi Indonesia di Forum EWG G20 Keempat, Anwar menyebut tiga isu prioritas G20 EWG Presidensi India yakni mengatasi kesenjangan keterampilan global; perlindungan sosial yang memadai dan kondisi kerja yang layak bagi pekerja di ekonomi pertunjukan dan platform; dan pembiayaan berkelanjutan perlindungan sosial yang memadai untuk semua.

Anwar Sanusi menegaskan sidang EWG Keempat G20 pun telah membuat kemajuan, berbagi pengetahuan dan menjalin hubungan antar delegasi.  Seluruh delegasi G20 juga harus terus berkolaborasi dan mendorong perubahan positif untuk meningkatkan kondisi ketenagakerjaan di dunia kerja yang baru.

“Saya yakin bahwa hasil diskusi kita akan memberikan landasan yang kokoh untuk tindakan dan kebijakan di masa depan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi negara-negara maju maupun berkembang, ”  ujarnya.

Kebijakan Menguntungkan

Anwar Sanusi meyakini wawasan rekomendasi dari diskusi terakhir pada Kamis (20/7/2023), menjadi dasar yang kokoh dalam pertemuan EWG Keempat G20 yang produktif dan bermakna. “Mari kita berharap bahwa para menteri kita akan menggunakan kebijaksanaan mereka dan panduan untuk mencapai kesimpulan yang memuaskan bagi kita semua, ”  katanya.

Meski menyayangkan apabila deklarasi Menteri tak menemukan konsensus di forum EWG Keempat G20 Presidensi India ini, Anwar Sanusi tetap optimistis upaya kolektif G20 dan potensi kerja sama di masa depan. “Saya meyakini bahwa kita harus terus terlibat dalam dialog konstruktif dan bekerja untuk mengatasi tantangan yang telah menghambat kemajuan kita dalam hal ini, ”  ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tokoh feminis Gloria Steinem (dokRichard Saker/The Observer)
GLOBAL

Aktivis Perempuan dan HAM, Gloria Steinem Tutup Usia

JAKARTA, Bisnistoday - Tokoh feminis yang juga seorang mantan jurnalis, Gloria Steinem,...

Presiden Putin
Kawasan Global

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Asia Pasifik

VLADIVOSTOK. Bisnistoday - Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra...

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSKawasan Global

Presiden Prabowo Hadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Rusia

JAKARTA, Bisnistoday -Presiden Prabowo Tiba di Rusia Jadi Tamu Kehormatan di Eastern...

logo baru
Kawasan Global

Kemenhub Resmi Umumkan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan secara resmi mengumumkan pencalonan...