www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Presiden World Water Council Ajak Semua Jadi Pejuang Air
Lingkungan

Presiden World Water Council Ajak Semua Jadi Pejuang Air

Presiden WWC
Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon./
Social Media

NUSA DUA, Bisnistoday – Perhelatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua Bali, sebagai ajang resolusi bersama untuk pengeloaan air untuk kemakmuran masyarakat global. TIdak hanya sekadar berdialog, tetapi butuh aksi nyata dalam pengelolaan air dengan menjadikan semua sebagai pejuang air.

Presiden World Water Council (WWC) Loïc Fauchon mengatakan, pada saat G20 lalu, pernah meminta Presiden Indonesia untuk membawa pesar tentang air dan mengucapkan terima kasih telah disampaikan. “Anda telah menjadi pembawa pesan air dan saya ingin mengucapkan terima kasih berulang kali.”

Kendati begitu, sebagai pembawa pesan yang baik ketika menyampaikan pesan penghematan penggunaan air  menuju perdamaian dan kesejahteraan. “Pesan yang lebih baik dan terbaik saat ini adalah jika kita ingin menyisihkan dan menghemat air untuk perdamaian dan kesejahteraan. Jadi, sekarang kita harus menjadi pejuang (warrior).”

Bahkan lebih sekadar sebagai pejuang, lanjut Luic, berjuang  untuk air secara bersama-sama. Luic mengatakan rasa keprihatinan terhadap kondisi air dunia.”Saya ingin mengatakan bahwa hari ini saya ingin menangis, dan meneriakkan semangat untuk memberikan hormat kepada alam dan menyediakan air bagi manusia.”

Sebagai pejuang Air Dunia, Luic ingin menjelaskan kebijakan keamanan air di seluruh dunia dalam semua tingkat tanggung jawab. “Kami, Pejuang Air Dunia, ingin meningkatkan pengelolaan dan penerapan solusi berbasis alam di tingkat wilayah sungai terlebih dahulu.”

Komitmen Akses Air Layak

Menurutnya, sebagai Pejuang Air Dunia, juga ingin menyerukan kepada semua negara untuk menetapkan hak atas akses penduduk terhadap air menjadi dapat ditegakkan bagi semua orang. “Kami Pejuang Air Dunia, kami ingin mengundang Anda untuk bergabung dengan koalisi memonetisasi untuk air dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tuturnya.

Hal tersbeut mencakup sub-kedaulatan dan menolak utang air untuk negara-negara termiskin di dunia. “Kami, Pejuang Air Dunia, ingin memastikan bahwa sebagian besar masyarakat mengabdi untuk air dan tidak melupakan air limbah.”

Sebagai Pejuang Air Dunia, menyerukan tindakan internasional untuk memastikan tata kelola yang lebih aktif dan terdesentralisasi berdasarkan kerja sama multilateral, seperti yang dilakukan di WWF.

Demikian juga penting untuk memperkuat jalur mediasi bagi sungai, danau, dan sungai.a penampungan. Diplomasi hydrology yang sesungguhnya membawa perdamaian, bukan perang yang terjadi. “Kami membutuhkanmu. Kami menginginkan ide-ide baru. Kami ingin adanya perdebatan baru untuk bersama-sama menulis masa depan air. Jadi bersama kami, jadilah pejuang air dunia yang pertama,” tegasnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Karhutla di Ketapang Masih Jadi Sorotan, Natur Gondowangi dan Rumah Zakat Salurkan Bantuan di Pontianak

PONTIANAK , Bisnistoday.co.id,– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat masih...

Lingkungan

700 Delegasi dari 25 Negara Beradu Gagasan di Asia World Model United Nations XV

Bali, Bisnistoday.co.id— Asia World Model United Nations (AWMUN) XV kembali mempertemukan ratusan...

Lingkungan

Bali Dorong Transisi Nusa Penida Menuju 100% Energi Terbarukan Melalui “Satu Hari Energi Bersih 2026”

SANUR,Bisnistoday.co.id – Dalam mendukung agenda Bali Net Zero Emission (NZE) 2045 dan...

Lingkungan

Dorong Telur Cage-Free di Jawa Barat, AFFA Soroti Kesejahteraan Ayam Petelur

BANDUNG, Bisnistoday - Act for Farmed Animals (AFFA) mendorong pengembangan sistem produksi...