www.bisnistoday.co.id
Rabu , 21 Oktober 2026
Home GLOBAL RI-UNIDO Fokus Penguatan Daya Saing Industri
GLOBALKawasan Global

RI-UNIDO Fokus Penguatan Daya Saing Industri

RI-UNIDO : Menko Perekonomian, Erlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian, Agus G Kartasasmita saat pertemuan dengan UNIDO di Bali, baru-baru ini.
Social Media

BALI, Bisnistoday – Indonesia dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dalam pengembangan sektor industri manufaktur. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan kedua belah pihak, yang juga bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Indonesia bergabung menjadi anggota UNIDO sejak tahun 1980, dan kerangka kerja sama melalui Indonesia – UNIDO Country Program (IUCP) sudah berjalan sejak tahun 2004. “Kerja sama Indonesia dan UNIDO yang saat ini berjalan di bawah IUCP 2021-2025, telah ditandatangani oleh saya dan Bapak Li Yong, Dirjen UNIDO sebelumnya, pada Konferensi Regional ke-2 tentang Pengembangan Industri (RCID) bulan November 2021,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Bali, kemarin.

Pada pertemuan bilateral di sela acara Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) dalam rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia di Bali, Menperin mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan perbicangan dengan Direktur Jenderal UNIDO, Gerd Muller beserta jajarannya.

“IUCP 2021-2025 menjadi dasar pelaksanaan proyek-proyek kami saat ini,” ujar Agus. Proyek-proyek tersebut sejalan dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, United Nations Sustainable Development Cooperation Framework (UNSDCF) 2021-2025 serta untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Cooperation Framework (UNSDCF) 2021-2025. 

Fokus Empat Tujuan

Proyek-proyek dalam IUCP 2021-2025 fokus pada empat komponen, yaitu penguatan daya saing industri dan akses pasar, penerapan energi berkelanjutan dan bersih, menjaga lingkungan, serta memperkuat kemitraan dengan fokus pada inovasi, digitalisasi, dan industri 4.0.

“Saya percaya bahwa krisis saat ini di sektor kesehatan, sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dan konflik di Rusia-Ukraina membawa tantangan dan peluang bagi negara-negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kerja sama mereka,” ungkap Agus.

Di samping itu, saat ini Kementerian Perindustrian menjadi Main Counterpart Program Global Eco Industrial Parks (GEIPP). Tujuan proyek ini adalah untuk mendukung pilot project implementasi Program Eco Indonesia Park di kawasan industri di Indonesia. “Saya berharap proyek ini dapat membantu kita dalam membangun kawasan industri yang ramah lingkungan dengan dampak yang bernilai tinggi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial,” imbuhnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pranis rusuh
Kawasan Global

Melonjaknya Biaya Hidup, Picu Unjuk Rasa Besar-besaran di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Unjuk rasa para pelajar di Prancis yang telah berlangsung...

Petugas kepolisian berjaga saat api berkobar di Paris pada Minggu malam. Foto: Abdul Saboor/Reuters
GLOBAL

Macron Kecam Aksi Kerusuhan, Mendagri Prancis Dituntut Mundur

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Bentrokan yang berujung kericuhan dan penjarahan mewarnai aksi unjuk...

Pranis rusuh
Kawasan Global

Pascademo, Aktivitas Kota Paris Terganggu, KBRI Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kondisi Kota Paris, Prancis, menjadi perhatian setelah gelombang demonstrasi besar...

Para ilmuwan mendeteksi semburan tersebut menggunakan teleskop radio MeerKAT di Afrika Selatan dan kemudian mengidentifikasi galaksi induknya menggunakan teleskop antariksa James Webb milik NASA. Foto: Brendon Wainwright/Wikipedia.
GLOBALHumaniora

Ilmuwan Deteksi Semburan Energi dari Galaksi yang Sangat Jauh

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Dahulu kala di galaksi yang sangat jauh, sebuah kilatan...