Press "Enter" to skip to content

The Fed Diperkirakan Masih Akan Naikan Suku Bunga Acuan, IHSG Terkoreksi

IHSG KEMBALI MELEMAH: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (21/11) krmnsli ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pelaku pasar masih memprediksikan bank sentral Amerika Serikat, The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (21/11) ditutup melemah 18,93 poin ke posisi 7.063,25. Sementara indeks LQ45 turun 7,11poin keposisi 1.002,3.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya, Senin (21/11) menyebutkan, pelaku pasar tampaknya cenderung menannti risalah FOMC Minutes The Fed pada pekan ini yang tentunya akan menjadi arah kebijakan moneter The Fed sehubungan dengan suku bunga acuannya.

Pasar masih memprediksi The Fed masih menaikkan suku bunga acuannya, yang biasanya akan diikuti oleh bank sentral seluruh negara.

Sebelumnya Pemimpin The Fed Boston Susan Collins mengatakan, dengan inflasi yang turun tipis, The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga acuan 75 basis poin lagi untuk mengendalikan inflasi.

Dibuka menguat, kurang satu jam IHSG melemah dan terus bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,77 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor barang baku masing-masing minus 0,71 persen dan minus 0,27 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,92 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor perindustrian masing-masing 1,04 persen dan 0,74 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BKSW, PSDN, KJEN, WAPO, AGRS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ARTO, PICO, PBRX, LEAD, dan GOTO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.149.549 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,5 miliar lembar saham senilai Rp9,26 triliun. Sebanyak 263 saham naik, 251 saham menurun, dan 194 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 45,02 atau 0,16 persen ke 27.944,79 indeks Hang Seng turun 336,63 atau 1,87 persen ke 17.655,91, indeks Shanghai terkoreksi 12,2 poin atau 0,39 persen ke 3.085,04, dan indeks Straits Times melemah 21,61 poin atau 0,66 persen ke 3.250,62./

Comments are closed.