MAGELANG, Bisnistoday- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pengelola Candi Borobudur di Kabupaten Magelang beriap-siap membuka kawasan wisata tersebut untuk umum. Menurutnya, Candi Borobudur sebenarnya relatif lebih siap karena tahun lalu juga pernah uji coba dan paling siap karena seluruh fasilitas ada di sana.
Ia menyampaikan destinasi wisata diminta untuk melakukan uji coba lebih dulu sebelum beroperasi. Selain itu, pengelola destinasi wisata jika akan beroperasi supaya melapor kepada Satgas Penanganan Covid-19 di masing-masing daerah.
“Semua yang akan membuka kami harapkan untuk lapor, jangan tidak lapor. Kalau tidak lapor, ketahuan dan kemudian biasanya sulit untuk mengatur, maka akan kami bubarkan,” kata Ganjar usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Muhammadiyah Magelang, Jawa Tengah, Rabu (8/9).
Ganjar juga menuturkan untuk saat ini tidak boleh ceroboh dan jangan ada euforia dengan penurunan kasus Covid. “Kita tidak boleh ceroboh, kondisi bagus, tetapi jangan ada euforia dulu,” katanya.
Lakukan Uji Coba
Sementara itu, dua destinasi wisata di Kota Batu, Jawa Timur, segera melakukan uji coba operasional dan dibuka untuk para wisatawan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, dua destinasi wisata yang akan melakukan uji coba operasional tersebut adalah Jatim Park 2 atau Batu Secret Zoo, dan Taman Rekreasi Selecta Kota Batu.
“Kota Batu diberikan dua kuota, Jatim Park 2, dan Selecta. Kementerian yang memilih, kami memberikan usulan,” kata Arief.
Arief menjelaskan usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Batu mencakup 30 destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut. Usulan itu disampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, dari 30 destinasi wisata di Kota Batu yang diusulkan, hanya dua yang akan diberikan izin untuk uji coba operasional. Uji coba pembukaan destinasi wisata tersebut, merupakan program dari pemerintah pusat untuk 20 destinasi wisata di Jawa-Bali.
“Itu merupakan program uji coba dari Kemenparekraf, dan Kemenkes. Uji coba dilakukan pada 20 destinasi wisata yang ada di Jawa-Bali,” ujarnya./









































