www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Penegak Hukum Harus Tinggalkan Cara Pandang yang Usang
NASIONAL & POLITIK

Penegak Hukum Harus Tinggalkan Cara Pandang yang Usang

Menko Polhukam Mahfud MD.
Social Media

JAKARTA,Bisnistoday- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta aparat penegak hukum untuk transparan dalam bekerja.

“Aparat penegak hukum harus keluar dari cara pandang lama yang usang yang sangat konservatif karena sekarang ini sudah mudah dikontrol oleh masyarakat. Begitu anda berlaku konservatif masyarakat akan lebih dulu tahu bahwa Anda main-main,” kata Mahfud pada acara Bincang Stranas PK – Cegah Korupsi Melalui Digitalisasi Penanganan Perkara Dan Penguatan Integritas Aparat Penegak Hukum, yang disiarkan di Youtube StranasPK Official, Jakarta, Kamis.

Dia berharap aparat penegak hukum dalam menegakkan hukum mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

“Karena kita tidak bisa menghindarkan diri dari tuntutan transparansi ini, sekarang semua serba terbuka. Anda menutupi, orang lain akan membukanya,” tuturnya.

Mahfud meyakini dengan adanya teknologi serta informasi yang matang dan didukung sistem peradilan pidana terpadu para penegak hukum bisa mengubah cara pandang untuk menegakan hukum secara profesional.

“Saya yakin kita semua mampu mari kita bersama mempersiapkan diri kita mengubah cara pandang kita, memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu kita menegakkan hukum secara profesional dan modern,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.


Dalam kesempatan itu, Mahfud berpendapat hal yang bagus jika penanganan korupsi sebelum masuk pengadilan yaitu di kepolisian, di kejaksaan, dan di KPK dirajut dalam satu sistem digital, sehingga ketiganya bisa saling bersinergi.

Perkara yang sudah ditangani oleh satu lembaga, tambah dia, tidak perlu dilaporkan dan “follow up” oleh lembaga lain, perkara yang macet di lembaga lain bisa dikontrol oleh lembaga yang satunya.

“Semua dalam rangka sinergitas bukan dalam rangka untuk berebutan atau bukan dalam rangka saling menjatuhkan, tapi sinergisitas kerja sehingga masalah korupsi ini bisa kita tangani dengan sebaiik-baiknya,” kata Mahfud./


Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...