DUBAI, Bisnistoday – Paviliun Indonesia terus menampilkan produk lokal Indonesia agar dikenal di kancah internasional. Kali ini, Paviliun Indonesia memamerkan produk lokal dari industri kreatif syariah (IKRA) yang merupakan binaan Bank Indonesia. Sebanyak 16 jenis produk makanan dan minuman (mamin) IKRA berkesempatan tampil pada 11-17 Maret 2022 di ajang forum bisnis dan pameran di area pasar malam Paviliun Indonesia.
“Pada 2020 – 2021, Pasar Indonesia di sektor makanan halaI menduduki peringkat empat. Hal itu merupakan potensi industri halal yang besar bagi Indonesia. Expo 2020 Dubai menjadi salah satu kesempatan besar untuk menggencarkan promosi produk mamin halal Indonesia ke kancah internasional, khususnya pasar Timur Tengah,” ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag sekaligus Komisioner Jenderal Paviliun Indonesia Didi Sumedi.
Berita Terkait : Expo 2020 Dubai : Indonesia Gaungkan Peluang Investasi Infrastruktur
Sejumlah 16 produk makanan dan minuman halal binaan IKRA yang dipamerkan, yaitu Acaraki Jamu, Bawadi Coffee, Elfath Makaroni Keju, Javara, Katuju, Leni Snacks, Narata, Ndalem, Putri Bengkulu, Rabana Go Nature, Rendang Gadih, Saguku, Sehat Segar, Kopi Tiara Global, Warasa, serta Wuenak.
Sementara itu, Kepala Grup Kebijakan Internasional Bank Indonesia Haris Munandar mengatakan, IKRA bertujuan meningkatkan kapasitas bisnis syariah Indonesia. Sebagai platform untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan bagi perkembangan industri fesyen serta produk makanan dan minuman halal, IKRA juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis syariah Indonesia.
“Platform tersebut bertugas meningkatkan kesesuaian produk untuk dapat bersaing di pasar global, serta membuka peluang kerja sama antar pelaku usaha syairah,” tutur Haris.
Budaya Betawi
Selain memamerkan produk mamin halal dari IKRA, Paviliun Indonesia juga menampilkan pertunjukan budaya Betawi dari Provinsi DKI Jakarta pada 11-17 Maret 2022. Gelaran budaya bertujuan mengenalkan budaya Indonesia ke kancah global. Selain itu, pertunjukan budaya Betawi tersebut juga sekaligus mengenalkan DKI Jakarta sebagai kota kolaborasi.
“Budaya Betawi dari DKI Jakarta sukses menarik banyak pengunjung. Kami akan terus menampilka musik dan tarian tradisional yang merupakan bagian dari keberagaman budaya Indonesia. Pertunjukan inilah yang membuat Paviliun Indonesia selalu terasa hidup,” kata Didi.
Didi menyebutkan, pertunjukan budaya Betawi yang ditampilkan antara lain peragaan busana batik, tari Topeng Betawi, tari Serampang 12, tari Kembang Jakarta, hingga tari Sirih Kuning. Peragaan busana yang ditampilkan merupakan karya dari desainer Indonesia, Novita Yunus dan Ai Syarif. Kedua desainer tersebut mendesain batik Indonesia menjadi busana aksesoris yang modern, namun tetap kental akan nuansa etnik tradisional./



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)


















