www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 26 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa WHO Kembali Gaungkan Kasus Covid di Indonesia Meningkat, IHSG Kian Terpuruk
BursaBURSA & KORPORASI

WHO Kembali Gaungkan Kasus Covid di Indonesia Meningkat, IHSG Kian Terpuruk

Pergerakan IHSG masih cenderung lesu seiring lesunya pegerakan pasar saham Asia
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Isu meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kembali digaungkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). Isu ini menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar saham di Indonesia.

Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (15/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 38,18 poin ke posisi 6.651,91. Sementara indeks LQ45 turun 9,63 poin ke posisi 938,95.

Financial Expert Ajid Sekuritas, M Julian Fadli dalam ulasannya menyebutkan, Indonesia kembali masuk ke dalam kategori daftar negara yang diperhatikan oleh WHO karena positivity rate Covid-19 dalam negeri naik di atas 5 persen dan hal tersebut menjadi salah satu pendorong pelemahan IHSG hari ini.

Sentimen negatif lainnya bagi IHSG yaitu melemahnya mayoritas harga komoditas seperti CPO, timah, nikel, dan batu bara.

Dibuka melemah, IHSG lalu menguat dan menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih menguat lalu kembali terkoreksi hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 2,87 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,36 persen dan minus 0,95 persen.

Sedangkan tiga sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 0,97 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor teknologi masing-masing 0,41 persen dan 0,4 persen.

Sepanjang hari ini, indeks LQ45 bergerak melemah. Saham-saham yang mendominasi penguatan yaitu TLKM, BBRI, EMTK, BFIN, TPIA. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, ASII, MDKA, ADRO, A.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing di seluruh pasar sebesar Rp57,21 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp757 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.012.652 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,63 miliar lembar saham senilai Rp12,67 triliun. Sebanyak 176 saham naik, 335 saham menurun, dan 178 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 145,08 poin atau 0,54 persen ke 26.788,47, indeks Hang Seng turun 453,49 poin atau 2,19 persen ke 20.297,72, dan indeks Straits Times terkoreksi 8,52 poin atau 0,28 persen ke 3.099,15./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...