www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa BI Tahan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

BI Tahan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (16/2) kembali ditutup melemah sebesar 18,88 poin ke posisi6.895,6. Sementara indeks LQ45 turun 4,14 poin ke posisi 953,4.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh koreksi pada bank-bank besar, terutama setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan.

Seperti diketahui bahwa BI menahan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) tetap di posisi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini.

“Keputusan ini konsisten dengan stance kebijakan moneter pre emptive dan forward looking untuk mewujudkan penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers.

Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2023 sebesar mencapai 3,87 miliar dolar AS, ditopang oleh nilai ekspor yang sebesar 22,31 miliar dolar AS, dibandingkan impor yang sebesar 18,44 miliar dolar AS.

Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,04 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik naik masing-masing 0,92 persen dan 0,84 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam minus 0,73 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing minus 0,54 persen dan 0,53 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ASSA, ASLC, NICL, BSML dan ERAA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni LAJU, SLIS, ASPI, TRIS, dan SSPC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.182.296 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,34 miliar lembar saham senilai Rp9,30 triliun. Sebanyak 238 saham naik, 270 saham menurun, dan 199 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 194,50 poin atau 0,71 persen ke 27.696,4, indeks Hang Seng menguat 175,50 poin atau 0,84 persen ke 20.987,3, indeks Shanghai melemah 31,46 poin atau 0,96 persen ke 3.249,0, dan indeks Strait Times menguat 34,57 poin atau 1,05 persen ke 3.315,3./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...