www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa BI Tahan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

BI Tahan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Kamis (02/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (16/2) kembali ditutup melemah sebesar 18,88 poin ke posisi6.895,6. Sementara indeks LQ45 turun 4,14 poin ke posisi 953,4.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh koreksi pada bank-bank besar, terutama setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan.

Seperti diketahui bahwa BI menahan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) tetap di posisi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada hari ini.

“Keputusan ini konsisten dengan stance kebijakan moneter pre emptive dan forward looking untuk mewujudkan penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers.

Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Neraca Perdagangan Indonesia Januari 2023 sebesar mencapai 3,87 miliar dolar AS, ditopang oleh nilai ekspor yang sebesar 22,31 miliar dolar AS, dibandingkan impor yang sebesar 18,44 miliar dolar AS.

Dibuka menguat, IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,04 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik naik masing-masing 0,92 persen dan 0,84 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam minus 0,73 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing minus 0,54 persen dan 0,53 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ASSA, ASLC, NICL, BSML dan ERAA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni LAJU, SLIS, ASPI, TRIS, dan SSPC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.182.296 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,34 miliar lembar saham senilai Rp9,30 triliun. Sebanyak 238 saham naik, 270 saham menurun, dan 199 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 194,50 poin atau 0,71 persen ke 27.696,4, indeks Hang Seng menguat 175,50 poin atau 0,84 persen ke 20.987,3, indeks Shanghai melemah 31,46 poin atau 0,96 persen ke 3.249,0, dan indeks Strait Times menguat 34,57 poin atau 1,05 persen ke 3.315,3./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...

Rully Arya Wisnubroto
BursaHEADLINE NEWS

Penguatan IHSG Masih Terbuka, Mirae Asset Ungkap Strategi Investasi Saat Pasar Volatile

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti peluang investasi di...

Bursa

Traxindo Resmi Kantongi Izin sebagai Penasihat Berjangka dari Bappebti

JAKARTA, Bisnistoday - Traxindo secara resmi telah memperoleh izin usaha sebagai Perusahaan...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Kembali Terguncang, Sentimen Negosiasi AS dan Iran Masih Buntu

JAKARTA, Bisnistoday – Sentimen global masih mendominasi arah pergerakan Indeks Harga Saham...