www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home EKONOMI Kemenperin Boyong IKM Kerajinan ke Jerman
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenperin Boyong IKM Kerajinan ke Jerman

KEMENPERIN Fasilitas Belasan IKM ikuti pameran di Jerman.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian terus memacu perluasan pasar ekspor bagi industri kecil dan menengah (IKM) yang telah memiliki daya saing global. Upaya ini misalnya dengan memfasilitasi sebanyak 11 IKM kerajinan ikut serta dalam pameran skala internasional, yakni Ambiente yang berlangsung pada 3-7 Februari 2023 di Messe Frankfurt, Jerman.

“Perusahaan IKM yang telah difasilitasi tersebut mampu mencatatkan kinerja ekspornya dan berkesempatan memiliki pasar yang lebih luas dengan menggaet konsumen dari berbagai negara,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Senin (20/2).

Menurut Reni, Ambiente merupakan pameran dagang di sektor home decor dan kerajinan, yang digelar setiap bulan Februari. “Selain itu juga sebagai salah satu pameran bergengsi di Eropa yang dapat menjadi peluang bagi IKM nasional untuk membangun jaringan dan kinerja ekspor,” ujarnya.

Di tahun 2023, Ambiente kembali digelar secara fisik setelah dua tahun terakhir dibatalkan akibat pandemi Covid-19. Sebanyak 4.561 industri turut serta dalam Ambiente 2023, termasuk 72 perusahaan yang berasal dari Indonesia. “Pameran ini juga dikunjungi oleh 154.000 orang dari 170 negara,” ungkap Reni.

Kemenperin melalui Ditjen IKMA secara rutin memfasilitasi IKM binaannya di sektor kerajinan dan home decor untuk berpartisipasi dalam pameran Ambiente. Adapun 11 IKM yang difasilitasi itu telah melalui serangkaian kurasi dan pendampingan sebelum diberangkatkan ke Jerman.

Rombongan IKM

Menurut data Kemenperin, kesebelas IKM yang diboyong Ditjen IKMA, yaitu Siji Lifestyle, Jawa Classic Furniture, PT Bana Andaru, Hasibuan Design, PT Indo Risakti, Bambu Mohoi, Yogya Indo Global. Ada pula Art Classic Indonesia, Abbacraft Multi Kreasi, CV.Grandis Home, dan PT Alami Sejahtera Nusantara yang kesemuanya tampil di Paviliun Indonesia.

Reni mengungkapkan, selama lima hari pameran, total transaksi penjualan dari 11 IKM yang difasilitasi tersebut mencapai USD651.928,65 atau sekitar Rp 9,9 miliar. “Nilai transaksi ini masih akan meningkat mengingat terdapat 59 kesepakatan dengan para calon buyer. Hal ini menunjukkan bahwa IKM kita tetap memiliki daya saing cukup tinggi di pasar global meskipun pameran ini merupakan yang perdana sejak pandemi Covid-19,” paparnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gerakan Koperasi Indonesia Siap Ambil Alih Saham Bukopin 

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan gerakan koperasi Indonesia siap...

EKONOMI

Ekosistem Kendaraan Listrik Jabar Diperkuat Home Charging dan 501 SPKLU

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat terus diperkuat melalui...

Tol Trans Sumatera
Ekonomi & Bisnis

Hutama Karya Paparkan Manfaat Ekonomi Tol Trans Sumatera Saat Kunjungan DPR

RIAU, Bisnistoday.co.id - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menerima kunjungan kerja...