www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Melemah Tipis
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Ditutup Melemah Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (27/2) ditutup melemah tipis
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (27/2) ditutup melemah tipis 1,80 poin ke posisi 6.854,7. Sementara indeks LQ45 naik 1,14 poin ke posisi 948,0.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin (27/2) menyebutkan, pada perdagngan hari ini pergerakan IHSG beriringan dengan indeks bursa global yang memerah di mana merespons data inflasi PCE inti di AS yang naik secara bulanan sebesar 0,6 persen atau lebih tinggi dari 0,4 persen pada Desember 2022.

Inflasi Indeks Harga Belanja Personal (PCE) inti di Amerika Serikat (AS) naik secara bulanan sebesar 0,6 persen mtm atau lebih tinggi dari 0,4 persen pada Desember 2022, yang mana berada di atas perkiraan pasar di mana turut membawa PCE inti tahunan juga berada di atas ekspektasi konsensus atau sebesar 4,7 persen.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa belanja konsumen AS masih cenderung kuat.

Pada saat sama, penjualan rumah baru di AS turut melanjutkan kenaikan sebesar 7,2 persen mtm secara bulanan menjadi 670 ribu, yang menandakan mulai membaiknya pasar perumahan di tengah kebijakan suku bunga yang cenderung dovish.

Pasar komoditas juga mengalami pelemahan yaitu minyak mentah, batu bara, emas, tembaga mengalami penurunan. Sementara, gas mengalami penguatan hingga lebih dari 2,5 persen.

Dibuka melemah, IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor properti paling tinggi yaitu 1,01 persen, diikuti sektor industri dan sektor barang baku naik masing-masing 0,24 persen dan 0,19 persen.

Tujuh sektor terkoreksi di mana kesehatan turun paling dalam yaitu 2,18 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi yang masing-masing turun 1,43 persen dan 1,39 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZATA, UFOE, LAJU, OBMD dan WOMF. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CMRY, PADA, BRIS, BSBK, dan WIRG.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 993.231 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,60 miliar lembar saham senilai Rp11, 63 triliun. Sebanyak 200 saham naik, 318 saham menurun, dan 201 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 29,50 poin atau 0,11 persen ke 27.424,0, indeks Hang Seng melemah 66,52 poin atau 0,33 persen ke 19.843,5, indeks Shanghai melemah 9,13 poin atau 0,28 persen ke 3.258,0, dan indeks Strait Times melemah 19,06 poin atau 0,58 persen ke 3.263,2./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...