www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 26 September 2026
Home EKONOMI Mesir Kontrak Pembelian Jahe Gajah
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Mesir Kontrak Pembelian Jahe Gajah

KESEPAKATAN EKSPOR Jahe Gajah ke Mesir.
Social Media

KAIRO, Bisnistoday –Mesir baru-baru ini menandatangani kontrak dagang pembelian jahe gajah sebanyak 120 ton senilai USD 156 ribu. Penandatanganan kontrak dilakukan antara eksportir asal Cirebon CV Al Malaibari dengan El Khalada Misr Industry Egypt Company. Atase Perdagangan Kairo M. Syahran Bhakti optimistis kinerja ekspor Indonesia ke Mesir semakin meningkat. Permintaan rempah asal Indonesia semakin rutin dilakukan.

Penegasan ini disampaikan Atdag Kairo M. Syahran Bhakti saat mendampingi Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf menyaksikan penandatanganan kontrak transaksi dagang 120 ton jahe gajah, baru-baru ini.

“Penandatangan kontrak dagang ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia ke Mesir. Semoga eksportir dapat memberi perhatian terkait sistem pembayaran yang ditawarkan agar transaksi tidak mengalami hambatan. Harus dipastikan terlebih dahulu pembayaran menggunakan Letter of Credit (L/C) atau Cash Against Documents (CAD),” jelas Syahran.

Sementara itu, Duta Besar RI Untuk Mesir Lutfi Rauf mengapresiasi keberhasilan kontrak dagang ini. Dubes Lutfi berharap kontrak dagang ini dapat saling menguntungkan antara pengusaha Mesir dan Indonesia. “Kontrak dagang diharapkan mengandung totalitas membangun komitmen dan mutual benefit. Dengan kata lain, eksportir bertanggung jawab dalam menyediakan produk dan importir mengamankan pembayaran sehingga tercipta keberlanjutan order produk dari Indonesia,” ujar Lutfi.

Menurut Dubes Lutfi, potensi perdagangan Indonesia dan Mesir sangat besar. Mesir dengan populasi penduduk mencapai 110 juta jiwa dan Indonesia 270 juta jiwa adalah pasar yang besar sehingga usaha dan peluang bisnis dan investasi perlu dimaksimalkan. Diharapkan produk lainnya asal Indonesia dapat dijajaki untuk penguatan hubungan dagang Indonesia-Mesir.

Potensi Pasar Mesir

Perwakilan CV Al Malaibari Muhammad Rifki mengungkapkan siap memenuhi permintaan jahe gajah dari buyer Mesir. “Mesir meminta 120 ton jahe gajah untuk 10 kontainer 20 feet untuk tiga bulan mendatang. Nilainya USD 156 ribu atau Rp 2,28 miliar. Sebelumnya, Al Mailabari telah mengekspor produk biji pala untuk pasar Mesir,” ungkap Rifki.

El Sayed El Sayed Fahem selaku pembeli menyatakan siap bekerja sama bisnis dengan Indonesia. Ia mengungkapkan, selain jahe gajah, akan dijajaki rencana mengimpor produk buah nanas dan produk buah-buahan tropis lainnya dari Indonesia.

Menurut catatan Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-Mesir pada 2022 membukukan nilai USD 354,2 juta. Sementara itu, berdasarkan data Central Agency for Public Mobilization and Statistics (CAPMAS), total impor jahe Mesir dari dunia pada 2022 mencapai USD 4,5 juta. Negara-negara pemasok jahe ke Mesir antara lain India, Indonesia, Tiongkok, Nigeria, Singapura, dan Saudi Arabia./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Hartadinata Perkuat Pasokan Emas melalui Kerja Sama Pembelian Emas Murni dengan PT Freeport Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday– PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat bisnis bullion melalui kerja...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Akan Menjadi Agen dan Distributor Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday –Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi simpul distribusi barang...

Ekonomi & Bisnis

ProtoArc Indonesia Hadir di CIEIE 2026, Tawarkan Workspace Ergonomis

JAKARTA, Bisnistoday - China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo 2026 (CIEIE 2026)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KemenUMKM Andalkan Lembaga Inkubator Bangun Ekosistem Kewirausahaan

SURABAYA, Bisnistoday–Kementerian UMKM mengandalkan lembaga inkubator sebagai ujung tombak memperkuat ekosistem kewirausahaan...