www.bisnistoday.co.id
Minggu , 27 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional LSP Hiptasi Gelar Pelatihan Asesor Konstruksi
NasionalNASIONAL & POLITIK

LSP Hiptasi Gelar Pelatihan Asesor Konstruksi

PELATIHAN ASESOR KOMPETENSI digelar oleh Hiptasi Multi Konstruksi.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – LSP Hiptasi Multi Konstruksi menggelar pelatihan Asesor Kompetensi untuk bidang konstruksi. Pelatihan tahap I diikuti peserta sebanyak 24 orang dengan target hingga 312 orang asesor kompetensi.

“Hari ini ada 24 asesor kompetensi, mengikuti trainingdengan dua master asesor yakni Bapak Tatang dan Hayat. Ini untuk tahap I dan akan dilakukan untuk 13 kota lainnya untuk target selanjutnya,” ungkap Ketua LSP Hiptasi Multi Konstruksi, Ir. Purba Robert Sianipar, Ph.D, saat acara pelatihan Asesor Kompentensi Tahap I di Hotel Balairung, Jakarta, Senin (22/5). Sesuai rencana, pelatihan asesor kompetensi ini digelar antara 23-26 Mei 2023.

Sementara, Ketua Umum Hiptasi, Hengky Amino mengutarakan, pelatihan asesor kompentensi ini dengan berpedoman pada aturan BNSP. Peserta diikuti berbagai background pengalaman, seperti pengajar, konsultan pengawas, praktisi sipil. “Tahap pertama ini, lebih banyak diikuti para dosen, atau sekitar 40 persen pengajar,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, lanjut Hengky, berjalan dengan membentuk atau mencari format yang tepat. Dengan memahami kisi-kisinya, maka pelaksanaan asesor kompetensi selanjut diharapkan dapat berhasil lebih baik (smooth).”Pelatihan ini akan terus dibuka hingga akhir tahun, atau Desember nanti dengan target 312 peserta asesor seluruh Indonesia,” tuturnya.

Kebutuhan Sertipikasi

Ketua BNSP, Kunjung Masehat mengatakan, pekerja yang memiliki sertipikasi kompetensi di Indonesia hanya sekitar 15% dari total pekerja 8 juta bidang konstruksi. Sekarang fokus LSP masih untuk level ahli sedangkan untuk tenaga operator serta teknisi masih banyak yang belum tersertifikasi.

“Nantinya juga sistem sertipikat langsung terhubung dengan BKPM, sert Kementerian PUPR. Semua cetak dapat dilakukan secara digital, dengan logo Garuda dan belakang PUPR, sistem digital,” tuturnya. Pelaksanaan skema untuk 15 item masih sederhana. Nantinya dengan berjalanya kegiatan pelatihan asesor ini akan terus disempurnakan atau ditambah lebih banyak skema.

Pengurus V LPJK Prof. Manlian Simajuntak menuturkan, untuk para pekerja yang berada dibawah naungan badan usaha, sertipikasi pekerja menjadi tanggungjawab korporasi. Sedangkan, bagi pekerja yang juga membuka Pratik secara pribadi harus memiliki sertipikat keahlian.

“Namun kalau tenaga administrasi tidak perlu. Nah, bagi pengurus perusahan tentu seharusnya memiliki sertipikasi. Dan kami mendorong untuk itu. Karena ketika melakukan tender terkadang pengurus perusahaan ikut, dan kalau tidak punya sertikiasi gimana?”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TIM SAR
Nasional

Operasi SAR KMP Virgo Transport 8 Makin Gencar, Tercatat 71 Penumpang Belum Ditemukan

BANJARMASIN, Bisnistoday- Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu (26/9) pukul 19.00 WITA, dari...

Kabiro Humas
Nasional

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah

JAKARTA, Bisnistoday - Masyarakat yang mengurus peralihan hak atas tanah kini dapat...

Nasional

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

JAKARTA, Bisnistoday - Kabar duka menyelimuti dunia seni dan politik Indonesia. Putra...

Hutama Karya
Nasional

Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Kab. Solok, Hutama Karya Grup Bantu Logistik dan Alat Berat

SOLOK, Bisnistoday – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama anak perusahaan...