www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat LPDB-KUMKM Dukung Program Hilirisasi Komoditas Pangan
Ekonomi Rakyat

LPDB-KUMKM Dukung Program Hilirisasi Komoditas Pangan

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Supomo
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Supomo mengatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah hilirisasi komoditas pangan dari koperasi sektor riil. Seperti yang dilakukan di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Brebes yakni hilirisasi komoditas bawang merah Koperasi Pemasaran Unit Desa (KPUD) Wanasari dan PT Sinergi Brebes Inovatif.

Menurutnya dukungan LPDB-KUMKM dalam hal ini adalah memberikan penyaluran dana bergulir sebesar Rp1,08 miliar kepada KPUD Wanasari untuk meningkatkan nilai tambah komoditas bawang merah menjadi produk turunan seperti bawang goreng, bawang crispy, pasta bawang, dan tepung bawang.

Selain itu, program hilirisasi dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi bawang merah di sepanjang tahun.

Supomo menambahkan, pembiayaan yang diberikan tersebut sebagai yang perdana untuk mendukung program hilirisasi komoditas bawang merah. Kedepan pihaknya siap memberikan dukungan pembiayaan lainnya untuk investasi berupa penyediaan alat produksi atau lainnya.

“LPDB juga bisa menyiapkan pendanaan untuk modal kerja dan untuk investasi, kita bisa indirect loan kepada PT Sinergi Brebes Inovatif melalui koperasi di Wanasari ini,” ujar Supomo dalam keterangannya, Jumat (29/9).

Produk Turunan Bawang

Sementara itu, Ketua KPUD Wanasari Jauhari mengapresiasi dukungan dalam upaya optimalisasi hasil produk pertanian bawang merah dari KemenkopUKM dan LPDB-KUMKM serta Bank Indonesia. Saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk menciptakan produk turunan bawang merah dalam bentuk tepung.

Baca juga: Kemudahan Akses LPDB-KUMKM Dorong Koperasi Kembangkan Usaha Produktif

Menurut Jauhari, dari hasil uji coba produksi tepung bawang merah yang telah dilakukan ternyata peminat dari luar negeri terutama Uni Eropa sangat besar. Namun sayangnya KPUD Wanasari bersama PT Sinergi Brebes Inovatif terkendala oleh peralatan yang digunakan untuk memproduksi tepung bawang merah.

“Kami butuh bantuan dari pemerintah terutama untuk kebijakan yang mendukung kami seperti kebijakan pupuk murah, kebijakan pemasaran. Tapi kami juga butuh mesin untuk pembuat tepung bawang sebab Uni Eropa apa-apa sekarang membutuhkan dalam bentuk tepung,” ucap Jauhari./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UMKM Nusantara
Ekonomi Rakyat

PT Maal Luncurkan Program Khusus UMKM: Wujudkan Pedagang Kelas Gerobak Hingga Menjadi Franchise

BOGOR, Bisnistoday.co.id - Direktur Utama PT Maal, Maryadi Aryo Laksmono, meluncurkan program...

Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026 (dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN...

Ekonomi Rakyat

Herbasiana Nutrindo Siap Mengincar Pasar Ekspor, Dari Desa Ngradin untuk Dunia

BOJONEGORO, Bisnistoday - Apabila dulu daun kelor di Bojonegoro hanya berakhir sebagai...

Sejumlah produk Coucou yang dijual di IIPE 2026 ICE BSD. (Dok.Rava)
Ekonomi Rakyat

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Produsen khusus makanan hewan peliharaan (anabul) Coucou optimistis bisa...