www.bisnistoday.co.id
Jumat , 25 September 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Memperingati Wayang Sebagai Warisan Budaya Dunia
Rona & Film

Memperingati Wayang Sebagai Warisan Budaya Dunia

PERTUNJUKAN WAYANG Kulit sebagai peringatan Wayang warisan nasional dan dunia./
Social Media

KLATEN, Bisnistoday – Semarak memeriahkan Hari Wayang Nasional serta momen memperingati Pertunjukan Wayang (The Wayang Puppet Theatre) yang telah masuk dalam Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO digelar lewat Pagelaran Wayang kulit malam Jumat Pon, baru-baru ini.

Pagelaran Wayang kulit malam Jumat Pon yang menampilkan Lakon Wahyu Tirta Suci dimainkan secara apik oleh Dalang Ki Gatot Tomo Pandoyo digelar di Sanggar Seni Budaya Manunggal Sri Sidomulyo, Desa Soropaten, Kabupaten Klaten turut mendapat apresiasi dari Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU). Pagelaran wayang kulit Jumat Pon ini sebagai bentuk nyata pelestarian budaya.

Dikatakan oleh, Ketua Harian KNIU, Itje Chodidjah bahwa pengakuan internasional dari UNESCO memiliki potensi untuk meningkatkan reputasi dan martabat wayang Indonesia serta menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap wayang Indonesia.

“Pertunjukan wayang masih dinikmati sebagian besar masyarakat namun disaat yang sama wayang sedang berjuang mempertahankan eksistensinya,” ucap Itje.

Itje juga menambahkan kunci eksistensi wayang terdapat pada kolaborasi antara seniman senior dan generasi muda. “Hal tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan generasi muda pada proses berkesenian dan tidak membatasi kreativitas mereka untuk menarik minat anak muda,” jelas Itje.

Lakon Wahyu Tirta Suci karya Ki Gatot Purwo Pandoyo berbicara tentang berbagai aspek pendidikan dan budaya Indonesia, menekankan pentingnya Pancasila dan integritas pribadi. Selain itu, mereka menyinggung peran pemerintah dalam mengatasi perundungan sekolah dan mempromosikan lingkungan belajar yang nyaman dan inklusif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Klaten, Sri Nugroho menyampaikan apresiasi kepada KNIU serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang terus berupaya mempromosikan pelestarian wayang.

“Pertunjukan malam ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga dan mempromosikan warisan budaya Wayang Indonesia serta kebutuhan untuk saling memahami dan bekerja sama antar generasi,” pungkas Sri Nugroho.

Pagelaran Wayang kulit malam Jumat Pon yang juga dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Biro Kerja Sama dan Humas, Kemendikbudristek, Anang Ristanto, menggunakan gamelan dan alat musik tradisional Jawa dan turut serta bintang tamu Apri dan Mimin, seniman komedi kondang asal Klaten. Lirik lagu yang didendangkan berbicara tentang pengampunan, cinta, dan mencari pencerahan./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Nominasi IFFA Awards 2026 di Australia

JAKARTA, Bisnistoday,- Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Indonesia. Film garapan Baim...

Film The Odyssey karyaChristopher Nolan. (dok: IMDb)
Rona & Film

The Odyssey dan Spider-Man Pecahkan Rekor Box Office

JAKARTA, Bisnistoday: The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day mencetak sejarah sebagai...

CapCut AI Contest 2026 (dok:Ist)
Rona & Film

CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Talenta Kreatif Naik ke Layar Lebar

JAKARTA, Bisnistoday - CapCut solusi penyuntingan video terpadu, hari ini (Jumat, 11...

Rona & Film

“Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala

JAKARTA,Bisnistoday- Buku "Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala", adalah sebuah...