www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 26 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Melemah Tipis Ikuti Pasar Regional
Bursa

IHSG Melemah Tipis Ikuti Pasar Regional

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Rabu (31/05) ditutup melemah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pada awal pekan perdagangan, Senin (18/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengelami pelemahan seiring tren pelemahan bursa regional Asia.  Pasar saham ditutup melemah 71,47 poin atau 0,99 persen ke posisi 7.119,52. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,83 poin atau 0,92 persen ke posisi 949,14.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.280.298 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,84 miliar lembar saham senilai Rp12,37 triliun. Sebanyak 189 saham naik, 356 saham menurun, dan 225 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 211,60 poin atau 0,64 persen ke 32.759,00, indeks Hang Seng melemah 162,95 poin atau 0,97 persen ke 16.629,23, indeks Shanghai melemah 11,76 poin atau 0,40 persen ke 2.930,80, dan indeks Strait Times melemah 3,28 poin atau 0,11 persen ke 3.113,23.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KAEF, IRRA, PEHA, CAKK, dan TOBA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni WIIM, WEGE, MPXL, INET dan GIAA.

Dalam keteranganya, Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyatakan, pasar tidak akan mendahulu penurunan The Fed.”Kami melihat BI kemungkinan tidak akan mendahului penurunan suku bunga The Fed karena spread suku bunga secara historis tetap berada pada tingkat yang rendah,” dalam keteranganya.

Diperkirakan, Bank Indonesia tidak akan mendahului penurunan suku bunga acuan dari The Fed karena spread suku bunga secara historis tetap berada pada tingkat yang rendah.Seperti diketahui, pada pekan ini 20-21 Desember 2023, Bank Indonesia (BI) akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) untuk memutuskan kebijakan moneter dalam negeri.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat yaitu dipimpin sektor kesehatan sebesar 0,37 persen, diikuti sektor properti yang naik sebesar 0,25 persen. Sedangkan sembilan sektor turun yaitu sektor teknologi paling dalam minus 2,87 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun sebesar 2,15 persen dan 2,13 persen./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...