www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 26 September 2026
Home EKONOMI Energi Pemerintah Kawal Transisi Energi Menuju NZE 2060
Energi

Pemerintah Kawal Transisi Energi Menuju NZE 2060

Menteri ESDM
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif./
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) fokus untuk melakuka upaya transisi energi menuju energi terbarukan sesuai target Net Zero Emission (NZE) 2060 mendatang. Energi gas merupakan bagian sangat penting sebagai jembatan menuju energi terbarukan.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat membuka Indonesian Petroleum Association Convention dan Exhibition (IPA Convex) Tahun 2024, di Tangerang, Banten, Selasa (14/5). Perhelatan IPA Convex 2024 tersebut mengusung tema “Gaining Momentum to Advance Sustainable Energy Security In Indonesia and The Region”.

“Bagi Indonesia, selama transisi menuju net zero emission pada 2060, minyak dan gas akan terus memainkan peran penting dalam mengamankan pasokan energi, khususnya di bidang transportasi dan pembangkit listrik. Gas akan digunakan untuk menjembatani 100 persen penerapan pembangkit energi terbarukan,” ungkap Menteri ESDM.

“Meski demikian, industri hulu migas harus menerapkan strategi penurunan emisi termasuk penerapan teknologi energi bersih seperti CCS/CCUS,” tambahnya.

Arifin menegaskan, sektor minyak dan gas bumi tetap memiliki peran penting dalam mengamankan pasokan energi saat periode transisi energi. Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, Indonesia telah berkomitmen melakukan transisi energi demi mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.

Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan migas, Indonesia saat ini memfokuskan upaya eksplorasi cekungan migas, mengingat Indonesia masih menyimpan banyak cadangan migas yang belum dimanfaatkan. Dari 128 cekungan hidrokarbon, 68 di antaranya masih belum dieksplorasi.

Ketersediaan Energi Nasional

Sejalan dengan tema IPA Convex 2024, Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan BPH Migas berperan dalam menjaga ketersediaan energi dan optimalisasi pemanfaatan gas bumi melalui pipa yang mendukung transisi energi.

“Tema IPA Convex tahun ini tentang ketahanan energi, berkaitan juga dengan tugas dan fungsi BPH Migas dalam menjaga ketahanan energi di sektor hilir, yaitu melakukan pengaturan dan pengawasan atas ketersediaan dan pendistribusian BBM. Kami juga mendorong pemanfaatan gas bumi melalui pipa agar lebih optimal dalam mendukung transisi energi,” ujarnya.

Menurut dia, tersedianya BBM di seluruh pelosok tanah air dengan harga yang terjangkau, juga menjadi bagian ketahanan energi di Indonesia.”BPH Migas mengawal program BBM Satu Harga yang menyediakan BBM ke seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). BPH Migas juga senantiasa memonitor ketersediaannya,” ujar Erika./Ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wartsila, perusahaan teknologi global asal Finlandia, berpartisipasi di Enlit Asia – MKI Electricity Connect, dengan menghadirkan teknologi mesin dual-fuel Wärtsilä 34DF yang mengedepankan fleksibilitas jaringan listrik untuk mendukung semakin meningkatnya kebutuhan pasokan listrik di Indonesia.(dok:Ist)
Energi

Fleksibilitas Jaringan Listrik jadi Kunci Percepatan Energi Terbarukan dan Pertumbuhan Pusat Data AI

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia memasuki fase baru dalam transisi energinya, yang didorong...

Pameran listrik
Energi

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Perkuat Kolaborasi Menuju Ketahanan Energi ASEAN

JAKARTA, Bisnistoday – Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 resmi dibuka...

Energi

JTB Zona 12 Bidik Proper Hijau, Perkuat Budaya HSSE Sejak Tahap Konstruksi hingga Operasi

BOJONEGORO, Bisnistoday - Komitmen terhadap aspek keselamatan, keamanan dan lingkungan menjadi fondasi...

PLN Icon Plus
Energi

GI Jampang Kulon Beroperasi Lagi, Potensi Ekonomi Selatan Sukabumi Kian Terbuka

BANDUNG, Bisnistoday - Kembali beroperasinya Gardu Induk (GI) Jampang Kulon 150 kV...