JAKARTA, Bisnistoday – Analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Senin (21/10) berpeluang menguat terbatas. Stimulus aksi buru saham bisa dipengaruhi adanya rencana belanja Bapanas RI untuk disalurkan pada tahun depan.
Analis Mirae Asset Sekuritas memperkirakan pada perdagangan Senin (21/10), IHSG berpeluang bergerak menguat, dengan rentang perdagangan di level 7.729 hingga 7.807. Sedangkan, secara teknikal posisi support di level 7.500.
Perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,32%. Sektor Barang Konsumen Primer dan Infrastruktur menjadi penggerak indeks dengan saham-saham seperti INDF, ICBP dan TLKM. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar regular senilai Rp319 triliun dengan porsi net buy terbesar pada saham BBNI, TLKM dan BBCA.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat pada hari Jumat, yang didorong oleh gelombang awal rilis pendapatan kuartalan dari perusahaan-perusahaan besar. S&P 500 naik +0,4%, Dow naik +0,09%, dan Nasdaq menguat +0,63%.
Badan Pangan Nasional (BAPANAS) mengusulkan bantuan pangan untuk pengentasan stunting berlanjut ke 2025. Anggaran yang diajukan sebesar IDR800bn, sama dengan 2024, yang akan disalurkan setiap bulan di 1H25. Adapun pada tahun 2024, paket bantuan terdiri dari 1kg ayam dan 10 butir telur ayam yang disalurkan ke 1,4juta keluarga.
Rekomendasi Saham :
BIRD : buy on weakness Support : 2040, Resistance : 2100, Target price : 2130 (+3.40%) Cut loss : 1960
MYOR, buy on weakness, Support : 2630, Resistance : 2710, Target price : 2840 (+6.37%), Cut loss : 2580
SMRA, buy on weakness, Support : 680, Resistance : 710, Target price : 740 (+6.48%), Cut loss : 660.//









































