www.bisnistoday.co.id
Senin , 26 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Wamen UMKM Sebut Sinergi UMKM Jadi Kunci Resilensi Ekonomi Nasional
Ekonomi Rakyat

Wamen UMKM Sebut Sinergi UMKM Jadi Kunci Resilensi Ekonomi Nasional

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Helvi Moraza menyebut bahwa sinergi antara UMKM menjadi kunci bagi terbangunnya resiliensi ekonomi nasional.

“Kunci dari resiliensi ekonomi nasional adalah sinergi. Dan terkait UMKM setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan,” kata Wamen Helvi saat membuka acara Seminar Nasional IKA FEB Universitas Andalas dengan tema Memperkuat Resiliensi Ekonomi Nasional Di Tengah Ketidakpastian Global: Sinergi Kebijakan UMKM di Jakarta, Jumat (23/5).

Ketiga hal itu, Wamen menambahkan, tiga hal dimaksud meliputi sinergi kebijakan UMKM dan perbankan, sinergi kebijakan moneter dan fiskal, serta penguatan kelembagaan dan ekosistem usaha.

“Terkait sinergi kebijakan UMKM dan perbankan, kita masih menghadapi masalah struktural yaitu rendahnya akses UMKM terhadap pembiayaan formal. Saat ini, porsi kredit perbankan yang mengalir ke UMKM baru sekitar 20,32 persen,” katanya.

Wamen Helvi menegaskan, Kementerian UMKM terus bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan perbankan nasional untuk mendorong beberapa aspek seperti inklusi keuangan digital bagi UMKM, penyederhanaan prosedur pinjaman, penguatan data profiling UMKM melalui digitalisasi Nomor Induk Berusaha (NIB), dan peningkatan porsi pembiayaan untuk UMKM berbasis produktivitas, bukan hanya agunan.

“Transmisi kebijakan moneter harus semakin inklusif, agar UMKM juga bisa merasakan manfaatnya. Baik melalui pelonggaran likuiditas, maupun insentif bagi lembaga keuangan yang menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif UMKM,” katanya.

Selain itu, Wamen Helvi menambahkan, terkait penguatan kelembagaan dan ekosistem usaha, UMKM harus masuk dalam rantai pasok industri nasional dan global.

Baca juga:APKLI Desak Pemerintah Tingkatkan Sinergi UMKM Dengan Industri

“Kita perlu memperkuat link and match antara UMKM dengan sektor swasta, BUMN, hingga platform digital. Untuk mewujudkannnya, sertifikasi, standardisasi, dan onboarding digital harus menjadi bagian dari strategi transformasi UMKM secara nasional,” ujarnya.

Peran Besar

Terkait resiliensi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, Wamen Helmi mengingatkan peran besar sektor UMKM di kala pandemi Covid-19 yang benar-benar membuktikan diri sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

“Kementerian UMKM bekerja sama dengan BPS telah berhasil mendata jumlah UMKM dengan jumlah lebih dari 30,1 juta unit. Komposisinya meliputi 99,71 persen usaha mikro, 0,24 persen usaha kecil, dan 0,05 persen usaha menengah,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kegiatan Farmer Field Day (FFD) Pengenalan Benih Bioteknologi yang diadakan Kementtrian Pertanian. (Dok:Kementan)
Ekonomi Rakyat

Kementan Perkuat Pemahaman Petani Terhadap Inovasi Benih Bioteknologi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pengembangan padi lokal Rojolele di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,...

Salah satu gerai di Festival Jajanan Bango 2026. (FotoZahwah Alya Annisa)
Ekonomi Rakyat

Perkuat Ekosistem Kuliner Lokal, Bango Dukung Pertumbuhan UMKM

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Produsen kecap ternama, Bango kembali mendukung UMKM melalui Festival...

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Gandeng ORIX, Indogula Jayabaya Siapkan Ekspansi Produksi Gula Merah

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– PT Indogula Jayabaya, anak perusahaan Koperasi Kana yang bergerak di...

ILO dan Kemenko
Ekonomi Rakyat

ILO, OJK dan Kemenko Perekonomian Lanjutkan Program Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pekerja Lewat Program Promise to Impact Fase Tiga

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menggelar acara "Celebrating Achievement, Strengthening...