www.bisnistoday.co.id
Rabu , 2 September 2026
Home HEADLINE NEWS September 2026, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Naik
HEADLINE NEWS

September 2026, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Naik

Harga CPO
HARGA CPO : Kementerian Perdagangan menerbitkan harga referensi CPO Periode September 2026./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan (BLU BPDP), atau dikenal sebagai Pungutan Ekspor (PE), untuk periode 1-30 September 2026, ditetapkan sebesar USD 1.007,51 per metrik ton (MT). Nilai tersebut naik USD 10,99 atau 1,10 persen dari HR CPO periode 1–31 Agustus 2026 yang sebesar USD 996,52 per MT.

“HR CPO periode September 2026 naik dibandingkan periode Agustus 2026. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 148 per MT dan PE CPO sebesar 12,5 persen dari HR CPO periode September 2026, yaitu sebesar USD 125,9389 per MT untuk periode September 2026,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana dalam keteranganya, Selasa (1/9).

Penetapan BK CPO untuk periode September 2026 merujuk pada “Kolom Angka 8 Lampiran Huruf C PMK Nomor 38 Tahun 2024 jo. PMK Nomor 68 Tahun 2025”. Kemudian, PE CPO untuk periode September 2026 merujuk pada “Lampiran Huruf A PMK Nomor 69 Tahun 2025 jo. PMK Nomor 9 Tahun 2026”.

Penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga selama periode 20 Juli—19 Agustus 2026 pada Bursa CPO Indonesia sebesar USD 904,75 per MT, Bursa CPO Malaysia sebesar USD 1.110,27 per MT, dan Harga Port CPO Rotterdam sebesar USD 1.548,92 per MT.

Kemudian, mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 35 Tahun 2025, jika selisih harga rata-rata dari tiga sumber harga lebih dari USD 40, HR CPO dihitung menggunakan rata- rata dari dua sumber harga yang menjadi median dan terdekat dengan median. Maka, HR CPO bersumber dari Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia. Mengacu pada perhitungan tersebut, HR CPO ditetapkan sebesar USD 1.007,51 per MT.

Selanjutnya, minyak goreng (Refined, Bleached, and Deodorized/RBD palm olein) dalam kemasan bermerek dan dikemas dengan neto ≤ 25 kg dikenakan BK sebesar USD 33 per MT. Penetapan tersebut tercantum dalam “Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1778 Tahun 2026 tentang Daftar Merek Refined, Bleached, and Deodorized Palm Olein dalam Kemasan Bermerek dan Dikemas dengan Berat Netto ≤ 25 Kg”.

Harga Biji Kakao

Sementara itu, menurutnya, HR biji kakao periode September 2026 ditetapkan sebesar USD 5.635,76 per MT, naik USD 210,79 atau 3,89 persen dari periode sebelumnya. Dampaknya, Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao periode September 2026 menjadi USD 5.271 per MT, naik USD 206 atau 4,07 persen dari periode sebelumnya.

“HPE dan HR dihitung dengan memperhatikan kondisi pasar, perkembangan biaya logistik internasional, serta dinamika perdagangan dunia. Kenaikan HR dan HPE biji kakao periode September 2026 terjadi karena adanya penurunan produksi sebagai akibat dari serangan hama, cuaca yang buruk sebagai dampak El Nino di kawasan produksi utama biji kakao, yaitu Afrika Barat,” kata Tommy.

Penetapan BK biji kakao periode September 2026 merujuk pada “Kolom Angka 4 Lampiran Huruf B PMK Nomor 38 Tahun 2024 jo. PMK Nomor 68 Tahun 2025”, yakni sebesar 7,5 persen. Sementara itu, PE biji kakao pada periode tersebut merujuk pada “Lampiran Huruf C PMK Nomor 69 Tahun 2025 jo. PMK Nomor 9 Tahun 2026”, yakni sebesar 7,5 persen./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Diskusi Kebangsaan
HEADLINE NEWS

Investasi Butuh Kepastian Hukum dan Tata Kelola Negara Yang Dipercaya Pasar

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah diminta menjaga stabilitas dan kepastian hukum serta tata...

Prof Jomo
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Prof. Jomo Kwame Sundaram : Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Bukan Jaminan Rakyatnya Sejahtera

JAKARTA, Bisnistoday - Ekonom Malaysia, Prof. Jomo Kwame Sundaram, dalam kuliah umum...

Harga Emas
HEADLINE NEWS

Permintaan Naik, Harga Emas Periode Pertama September 2026 Meningkat

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas sebesar...

Rupiah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Rupiah Terancam Terus Melemah, Prof Didik: BI Tak Bisa Bekerja Sendirian

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih menghadapi tantangan berat dalam...