www.bisnistoday.co.id
Jumat , 25 September 2026
Home LIFESTYLE Otomotif & Tekno Home Charging Perlu Dukung Kesiapan Infrastruktur Hunian
Otomotif & Tekno

Home Charging Perlu Dukung Kesiapan Infrastruktur Hunian

Mobil listrik tengah melakukan pengisian batteray di salah satu SPKLU, Jakarta, belum lama ini. (foto:istimewa)
Social Media

Bandung, Bisnistoday — Pengembangan Home Charging perlu berjalan seiring dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan di lingkungan tempat tinggal. Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, mengatakan kesiapan hunian menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman pengisian kendaraan listrik yang nyaman bagi pengguna.

“Home Charging bukan hanya mengenai perangkat pengisian, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dapat terintegrasi dengan kebutuhan kelistrikan di rumah dan pola penggunaan kendaraan,” ujar Ricky.

Menurut Ricky, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik membuat rumah semakin memiliki peran dalam ekosistem mobilitas. Garasi tidak hanya menjadi tempat menyimpan kendaraan, tetapi juga dapat menjadi lokasi pengisian energi sebelum kendaraan digunakan kembali.

Perkembangan tersebut terlihat di Jawa Barat. Hingga Agustus 2026, PLN UID Jawa Barat mencatat 7.125 pelanggan telah menggunakan layanan Home Charging, dengan 2.034 pelanggan baru sejak Januari hingga awal Agustus 2026.

Secara nasional, layanan Home Charging PLN juga menunjukkan pertumbuhan. Sebanyak 21.865 pelanggan baru menggunakan layanan tersebut sepanjang Semester I 2026, sehingga total pelanggan HCS telah melampaui 92 ribu hingga Juni 2026.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran fasilitas pengisian daya dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik. Bagi pengguna, Home Charging memberikan pilihan untuk mengisi daya ketika kendaraan berada di rumah, sementara infrastruktur publik mendukung kebutuhan perjalanan.

Di Jawa Barat, PLN UID Jawa Barat telah mengoperasikan 501 SPKLU yang tersebar di 289 lokasi hingga Desember 2025. Pengembangan tersebut melengkapi layanan Home Charging sebagai bagian dari ekosistem pengisian kendaraan listrik.

Menurut Ricky, semakin terintegrasinya fasilitas pengisian daya dengan hunian dan ruang publik akan membuat kendaraan listrik semakin mudah digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, perkembangan Home Charging tidak hanya mencerminkan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga menunjukkan semakin luasnya peran infrastruktur kelistrikan dalam mendukung perubahan pola mobilitas masyarakat.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Otomotif & Tekno

REDMI Note 17 Series Hadir di Indonesia, Kapasitas Baterai Mencuri Perhatian

JAKARTA, Bisnistoday – Xiaomi secara resmi meluncurkan REDMI Note 17 Series di...

LIFESTYLEOtomotif & Tekno

Wuling: Masa Depan Mobil Listrik Bukan Soal Penjualan, tapi Kemudahan Penggunaan

BANDUNG, Bisnistoday - Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik atau electric vehicle...

Otomotif & Tekno

Chery Q Hadir di GIIAS Bandung 2026, Harga Mulai Rp255,9 Juta

BANDUNG, Bisnistoday - Chery Indonesia menghadirkan empat kendaraan elektrifikasi di GIIAS Bandung...

Otomotif & Tekno

Sharp Perkuat Hubungan dengan Pelanggan melalui Inovasi, Pengalaman, dan Layanan

Jakarta, Bisnistoday- Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus serayakan 56 tahun...