www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Ekonomi Dalam Negeri Dinilai Stabil, IHSG Kembali Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Ekonomi Dalam Negeri Dinilai Stabil, IHSG Kembali Menguat

IHSG ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (03/2) ditutup menguat 21,16 poin keposisi 6.011,7. Sementara indeks LQ45 naik 9,76 poin ke posisi 952,8.

Penguatan IHSG seiring dengan perekonomian dalam negeri yang relatif stabil. “Lebih dipengaruhi kinerja emiten dan stabilnya kondisi ekonomi, salah satu faktor stabilnya inflasi,” kata Analis Yugen Bertumbuh Sekuritas, Willian Surya Wijaya seperti di kutif Antara, Jumat (03/2).

Inflasi dalam negeri turun menjadi 5,28 persen year on year (yoy) pada Januari 2023, dari sebelumnya 5,51 persen yoy pada Desember 2022.

Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga menguat menjadi 51,3 pada Januari 2023, atau naik 0,4 poin dari level sebelumnya 50,9 pada Desember 2022.

Dari eksternal, arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) sudah cenderung dovish, dengan hanya menaikkan Fed Fund Rate (FFR) sebesar 25 basis poin.

Bos The Fed Jerome Powell mengakui bahwa inflasi mulai mereda, namun, terlalu dini untuk menyatakan menang melawan inflasi.

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,62 persen, diikuti sektor properti dan sektor infrastruktur naik masing-masing 1,23 persen dan 0,97 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam minus 3,27 persen, diikuti sektor industri dan sektor barang baku yang masing-masing minus 0,58 persen dan 0,54 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DEWI, NICL, MEDS, CENT, dan LAJU. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ISAP, MGLV, MIDI, OKAS, dan SDPC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.284.057 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,70 miliar lembar saham senilai Rp10,52 triliun. Sebanyak 241 saham naik, 262 saham menurun, dan 213 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 107,40 poin atau 0,39 persen ke 27.509,5, indeks Hang Seng melemah 297,88 poin atau 1,36 persen ke 21.660,4, indeks Shanghai turun 22,26 poin atau 0,68 persen ke 3.263,4, dan indeks Strait Times menguat 18,30 poin atau 0,54 persen ke 3.381,9./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...