www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Menguat Didorong oleh Surplus Neraca Perdagangan RI
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Ditutup Menguat Didorong oleh Surplus Neraca Perdagangan RI

IHSG menguat
IHSG pada perdiagangan Selasa (27/02) ditutup menguat tipis
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Setelah dalam beberapa hari perdagangan mengalami tekanan, pada perdangan awal pekan ini, Senin (17/10) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebebesar 16,59 poin ke posisi 6.831,12, sementara indeks LQ45 naik 5,93 poin ke posisi 972,67. Penguatan didukung oleh berlanjutnya surplus neraca perdagangan Indonesia.

Analis Indo Premier Sekurias, Mino di Jakarta, Senin (17/10) mengatakan, surplus neraca perdagangan yang lebih baik dari ekspektasi pasar menjadi sentimen positif, sehingga membangun optimisme  bahwa ekonomi RI masih jauh dari resesi.

Seperti diberitakan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus 4,99 miliar dolar AS pada September 2022, dengan nilai ekspor 24,8 miliar dolar AS dan impor 19,81 miliar dolar AS.

Neraca perdagangan Indonesia sampai September 2022 membukukan surplus selama 29 kali berturut-turut sejak Mei 2020. Dengan demikian neraca perdagangan RI pada Januari-September 2022 surplus sebesar 39,87 miliar dolar AS, dengan surplus nonmigas sebesar 58,75 miliar dolar AS, dan defisit migas 18,89 miliar dolar AS.

Dibuka melemah, IHSG menghabiskan waktu di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG awalnya masih melemah namun beranjak ke teritori positif dan bertahan sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam 1,92 persen, diikuti sektor properti dan sektor perindustrian masing-masing turun 1,31 persen dan 1,23 persen.

Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi 0,95 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor energi masing-masing naik 0,8 persen dan 0,1 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDO, BRMS, MARI, TAYS, dan SICO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ARTO, UNTR, MDKA, TOWR, dan INCO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.107.053 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,74 miliar lembar saham senilai Rp14,47 triliun. Sebanyak 153 saham naik, 411 saham menurun, dan 120 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 314,97 atau 1,16 persen ke 26.775,79, indeks Hang Seng naik 25,21 atau 0,15 persen ke 16.612,9, Indeks Shanghai meningkat 12,95 poin atau 0,42 persen ke 3.084,94, dan Indeks Straits Times melemah 18,48 poin atau 0,61 persen ke 3.021,13./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...