www.bisnistoday.co.id
Jumat , 9 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Kian Terpuruk Dibayangi Suku Bunga di AS yang Tinggi
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Kian Terpuruk Dibayangi Suku Bunga di AS yang Tinggi

ihsg melemah
IHSG pada perdagangan Rabu (24/07) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/9) kembali melemah sebesar 35,42 poin ke posisi 7.077,03. Sementara indeks LQ45 2 poin ke posisi 1.013,51. Pelemahan dipengaruhi oleh prospek suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve yang lebih tinggi.

“Prospek suku bunga yang lebih tinggi di AS telah memberi tekanan baru pada ekonomi negara-negara berkembang atau emerging markets,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (28/9).

Imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS atau US Treasury Note bertenor 10 tahun naik melampaui 4 persen untuk pertama kali sejak 2010, karena investor berspekulasi bahwa The Fed terpaksa harus menaikkan suku bunga acuan lebih tinggi dari 4,5 persen untuk mengalahkan inflasi.

Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah namun berhasil menguat jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih berada di zona hijau, namun perlahan melemah dan terus berada di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor terkoreksi dengan sektor barang baku paling dalam 1,88 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor perindustrian masing-masing turun 1,77 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PCAR, INDX, KJEN, KIOS dan GGRM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AMMS, COAL, SMDM, SRAJ, dan MEDS.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp119,51 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah beli bersih Rp176,93 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.216.288 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,26 miliar lembar saham senilai Rp12,45 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 391 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 397,89 poin atau 1,5 persen ke 26.173,98, Indeks Hang Seng turun 609,43 poin atau 3,41 persen ke 17.250,88, dan Indeks Straits Times terkoreksi 46,19 poin atau 1,46 persen ke 3.119,31./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...