www.bisnistoday.co.id
Minggu , 30 Agustus 2026
Home EKONOMI KKP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform untuk Sukseskan Program Ekonomi Biru
EKONOMIEkonomi & Bisnis

KKP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform untuk Sukseskan Program Ekonomi Biru

INFRASKTUR TEKNOLOGI: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wayu Trenggono (tiga dari kanan) bersama Menhan Prabowo Subianto (tiga dari kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (dua dari kanan), mendampingi Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) meresmikan Integrated Maritime Intelligent Platform di Gedung Mina Bahari I, Kantor Pusat KKP, Jakarta, Rabu (28/9).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan soft launching Integrated Maritime Intelligent Platform. Peresmian infrastruktur teknologi ini merupakan wujud komitmen KKP dalam mengimplementasikan lima program Ekonomi Biru untuk menjaga kesehatan laut dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Langkah yang dibuat KKP luar biasa sekali. Tinggal kita sekarang eksekusinya, kemudian apa yang dipunya Pak Trenggono (Menteri KKP) di sini bisa dikoordinasikan, di integrasikan dengan Bakamla dan Kemenhan. Kita bisa buat efisiensi. Kita harus betul-betul buat ini terintegrasi,” kata Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya pada acara peluncuran Integrated Maritime Intelligent Platform KKP di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Rabu (28/9).

Luhut meyakini keberadaan Integrated Maritime Intelligent Platform besar pengaruhnya pada keberlanjutan ekosistem kelautan, pemberantasan illegal fishing, kedaulatan negara, hingga meningkatkanya pendapatan negara melalui penerimaan negara bukan pajak sektor kelautan dan perikanan.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, pembangunan Integrated Maritime Intelligent Platform sebagai media terintegrasi yang menampung seluruh data dan informasi di KKP dan menjadi pusat komando untuk merespon kejadian ataupun sebagai alat pengambilan kebijakan dan keputusan.

“Saat ini KKP tengah menyiapkan roadmap ekonomi biru sepanjang masa yang dituangkan dalam 5 program prioritas untuk memastikan laut tetap sehat dan populasi biota perikanan terjaga dengan baik untuk menjaga keseimbangan alam laut demi kelangsungan hidup generasi berikutnya,” jelas Trenggono.

Lebih lanjut Trenggono menyampaikan, salah satu program prioritas yang menjadi andalan adalah kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota. Untuk melindungi nelayan lokal di seluruh Indonesia pada zona penangkapan ikan terukur, KKP pun mengembangkan Command Center yang dapat mengawasi aktivitas perikanan di perairan Indonesia.

“Penyiapan teknologi ini fokus pada pengintegrasian seluruh sistem informasi yang ada di KKP, infrastruktur, data satelit dan penyiapan SDM, serta sistem pengawasan. Ke depannya, platform ini juga akan mendukung pengawasan aktivitas pemanfaan ruang laut, yang juga menjadi baseline saya dalam membuat berbagai macam kebijakan,” papar Trenggono.

Ia menjelaskan, Integrated Maritime Intelligent Platform dilengkapi dengan tiga fitur, yaitu fitur Monitoring yang memantau sebaran dan pergerakan kapal perikanan di seluruh perairan Indonesia berbasis VMS (Vessel Monitoring System) dan AIS (Automatic Identification System), fitur Dashboard yang menyajikan informasi indikator utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia, dan fitur Alert dengan fungsi mendeteksi setiap dugaan pelanggaran dan memberikan peringatan cepat kepada Command Center.

Selain layanan pemantauan kapal perikanan, Integrated Maritime Intelligent Platform menyediakan berbagai informasi spasial tematik dari Eselon 1 lingkup KKP untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, seperti sebaran dan luasan wilayah konservasi, sebaran tambak, sebaran dan luasan mangrove dan terumbu karang, sebaran alur kabel dan pipa bawah laut, sebaran siswa didik Pendidikan Vokasi KP, sebaran Penyuluh Kelautan, sebaran Unit Pengolahan Ikan, data Pelabuhan Perikanan, dan data penunjang lainnya.

“Kebijakan pengelolaan perikanan yang efisien dan lestari ini akan memberikan keuntungan ekonomi pelaku usaha akan meningkatkan penerimaan negara, serta mendorong kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat nelayan menjadi lebih baik. Melalui  sistem informasi teknologi dan transformasi digital, KKP siap menjadi penggerak utama pengelolaan perikanan berkelanjutan untuk pemulihan ekonomi nasional,” tegas Trenggono./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Dorong Pengrajin Tenun dan Petani Kopi Toraja Bergabung dalam Koperasi

TANA TORAJA, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong pengrajin tenun...

Pengembangan Ekspor
Ekonomi & Bisnis

Mendag Busan Ajak UMKM Manfaatkan Program Pengembangan Ekspor Kemendag

BANYUWANGI, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso berdialog langsung dengan Asosiasi Pengusaha...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Perluas Akses Pembiayaan, Kemenperin Dorong IKM Terapkan Praktik Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, daya saing industri...

Industri Alas Kaki
Ekonomi & Bisnis

Kemendag Sinergikan Pengembangan Pasar Ekspor untuk Wilayah Jawa dan Sumatra

JAKARTA, Bisnistoday- Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, saat “Forum...