www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Sambut Positif Kebijakan BI, IHSG Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Sambut Positif Kebijakan BI, IHSG Ditutup Menguat

IHSG pada perdagangan Selasa (14/2) ditutup menguat
Social Media

Investor Sambut Positif Kebijakan BI, IHSG Ditutup Menguat

JAKARTA, Bisnistoday- Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan tingkat suku bunga acuan menjadi sentimen positif pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ditutup menguat 30,59 poin ke posisi 7.218,91. Sementara indeks LQ45 naik 3,43 poin ke posisi 1.032,65.

“BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 persen dimana keputusan itu bertujuan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan fundamentalnya. Alhasil rupiah menjadi mata uang terbaik di Asia per sore hari ini hingga menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini,” kata Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli dalam ulasannya di Jakarta, Kamis (22/9).

BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 September 2022 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan alias BI-7 Days Reverse Repo Rate (BI7DDR) sebesar 50 basis poin (bps) dari 3,75 persen menjadi 4,25 persen.

Bank sentral turut meningkatkan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing sebesar 50 bps dari tiga persen menjadi 3,5 persen dan 4,5 persen menjadi lima persen.

Selain itu menguatnya harga komoditas seperti minyak sawit mentah atau CPO, batu bara, dan timah, juga menjadi katalis positif bagi indeks.

Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG menguat dan terus berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor terkoreksi dengan sektor teknologi paling dalam 0,79 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor kesehatan masing-masing turun 0,32 persen dan 0,14 persen.

Sedangkan delapan sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi 1,87 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang baku masing-masing naik1,14 persen dan 1,07 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SLIS, SBMA, LEAD, HDIT, dan JKON. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AMMS, KIOS, MEDS, KREN, dan HEXA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.424.766 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,97 miliar lembar saham senilai Rp14,38 triliun. Sebanyak 277 saham naik, 233 saham menurun, dan 185 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 159,3 poin atau 0,58 persen ke 27.153,83, Indeks Hang Seng turun 296,67 poin atau 1,61 persen ke 18.147,95, dan Indeks Straits Times meningkat 1,45 poin atau 0,04 persen ke 3.263,24./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

OJK Ungkap Pelanggaran Transaksi Saham DSSA, BREN dan CUAN

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang...

hsg melemah
Bursa

IHSG Anjlok 11,4 Persen, Kekhawatiran Status Pasar Indonesia Picu Aksi Jual

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

OJK Buka Suara Soal MSCI Akan Reklasifikasi Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi pengumuman MSCI Inc. per...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Implementasi KAPJ Untuk Integrasi Kesehatan Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menandatangani Perjanjian Kerja...