www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 Maret 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Lakukan Digitalisasi Kinerja Guru dan Kepala Sekolah
Humaniora

Kemendikbudristek Lakukan Digitalisasi Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Digitalisasi Kinerja
GURU dan KEPALA SEKOLAH melihat platform E Kinerja, belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerapkan sistem Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah yang lebih praktis, relevan, dan berdampak nyata mulai Januari 2024. Pengelolaan ini dilakukan melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang terintegrasi dengan e-Kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, memastikan bahwa sistem pengelolaan kinerja di PMM tidak akan menambah beban guru. Sebaliknya, fitur ini justru akan memudahkan guru untuk mendorong peningkatan kinerja yang relevan dalam mendukung kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.

“Dengan adanya fitur Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah di PMM, guru dan kepala sekolah hanya perlu berfokus pada satu indikator berdasarkan capaian Rapor Pendidikan di satuan pendidikannya,” tutur Nunuk Suryani, di Jakarta, kemarin.

Guru dan kepala sekolah dapat melakukan tiga tahapan pengelolaan kinerja mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Dirjen GTK juga berpesan, “Untuk menjalankan fitur ini, sebagaimana lumrahnya sebuah sistem baru, para guru memang perlu sedikit waktu untuk memahaminya sampai jadi terbiasa.”

“Selain itu, dengan adanya Fitur Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah ini, setiap guru mendapatkan pengakuan atas setiap kinerja yang menunjang transformasi pembelajaran. Dengan begitu, upaya untuk mewujudkan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik menjadi lebih maksimal,” lanjut Nunuk Suryani.

Ketika kegiatan Perilisan Fitur Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah diselenggarakan akhir tahun lalu, para guru yang hadir menyambut positif terobosan baru dari pemerintah ini. Salah satunya, Tony Natalian Sahertian (Guru SMP Negeri 4 Sentani, Papua), mengakui bahwa fitur baru ini tidak lagi menyita waktu guru untuk urusan administrasi. “Ini adalah sebuah alat yang efektif dalam merencanakan, melaksanakan, dan meningkatkan kinerja,” ungkap Tony.

Senada dengan itu, Rut Pratiwi, guru SDN Cawang 04 Kota Jakarta Timur mengatakan bahwa banyak keuntungan dari pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dalam Fitur Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah ini. “Sistem ini adil karena siapa yang kinerjanya baik, akan mendapat nilai yang baik pula (tidak hanya berpatokan pada pangkat/golongan),” ujar Rut.

Rut juga menyampaikan kepuasannya bahwa SKP sudah sinkron dengan e-Kinerja BKN, sehingga pengisiannya lebih mudah. “Yang tak kalah penting, SKP mengakomodasi keaktifan guru dalam menjalankan tugas tambahan,” lanjutnya.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Emsi Karbon
EnergiHumanioraLingkungan

PBB Setujui Kredit Karbon untuk Proyek Kompor Kayu Bebas Emisi

JAKARTA, Bisnistoday- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kamis (4/3/2026) menyetujui pemberian kredit karbon pertama...

Humaniora

Ilmuwan China Temukan Fosil Ikan Purba di Dataran Tinggi Tibet

Para ilmuwan Tiongkok baru-baru ini menemukan fosil ikan cyprinid baru di tengah...

Humaniora

ITB Luncurkan Beasiswa Pascasarjana untuk Wartawan, Seleksi Dimulai Maret 2026

BANDUNG, Bisnistoday - Hubungan kampus dan media tak lagi sebatas publikasi. ITB...

Sekjen Kemendikdasmen
Humaniora

Sekjen Kemendikdasmen: Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

TANGERANG SELATAN, Bisnistoday  - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan nasional...